August 2018 - Afifah Haq
News Update
Loading...

Thursday, 30 August 2018

Mitos Pasca Melahirkan: Tak Sepenuhnya Salah


Foto www.newskidcenter.com
Saya adalah ibu baru, dan kehidupan saya berubah 360 derajat 3 kali putaran semenjak jadi ibu. Ohh ternyata menjadi ibu itu tak se-simple yang dibayangkan. Ibarat membangun rumah, masa hamil itu ibaratnya seperti baru membangun pondasi nya saja. Setelah melahirkan saya baru sadar bahwa 'rumah' yang saya bangun ini belum ada apa-apanya.

Segalanya jadi serba baru, seperti anak SD yang belum tau apa-apa. Hal yang paling mengejutkan adalah ketika para orangtua melarang ini-itu karena bisa menyebabkan sesuatu yang negatif, entah itu pada ibunya atau bayinya. Larangan-larangan ini terkadang buat saya tambah stress, karena hubungan sebab akibatnya ga masuk akal.

Banyak sekali mitos-mitos yang saya dengar dan menjadikan saya untuk tidak melakukan beberapa hal. Orangtua zaman dulu memang sering menggunakan mitos supaya anak-anakya nurut. Nah, tapi ternyata mitos-mitos itu ga sepenuhnya salah kok. Di artikel ini saya mau bahas beberapa mitos seputar ibu dan bayi yang ternyata ada dampak positifnya.

Cekidot!

1. Jangan sering-sering cium bayi baru lahir, nanti bayinya rewel karena sakit badan
Awalnya saya berfikir, loh kan cuma cium doang ko, kalau nyubit atau gigit sih udah pasti ya.. hahaha. Eh tapi ternyata maksudnya tuh baik. Karena bayi itu imunitas nya masih rendah, dan daya tahan tubuhnya juga belum begitu kuat untuk melawan virus atau kuman. Nah, dikhawatirkan, bila kita mencium bayi, apalagi bayi baru lahir, kita secara tidak sadar menularkan kuman, bakteri ataupun virus yang dapat menyebabkan bayi jadi sakit.

 
2. Jangan makan dan minum sambil menyusui, nanti bayinya rewel
Sudah bukan hal aneh lagi buat kita para ibu yang bisa melakukan beberapa pekerjaan dalam satu waktu. Termasuk, menyusui sambil makan dan minum. Apalagi kalau bayi lagi masa-masa growth spurt. Hmm.. kebayang deh betapa repotnya kita saat bayi ingin terus menyusu sementara emaknya udah laper. Tak ada pilihan lain selain makan sambil menyusui.

Nah, saya pernah ditegur oleh ibu saya, katanya jangan makan sambil menyusui, nanti bayi nya ogo (rewel). Terus, apa hubungannya? haha.. Ku coba memutar otak, tiba-tiba aku berfikir seperti ini "mungkin kalau kita makan sambil nyusuin, khawatir ada butiran-butiran nasi atau makanan lain jatuh dan mengenai bayi, bisa aja kena mata nya bayi atau wajah nya bayi, trus dia kaget, trus nangis deh.." Eh, logis ga sih?

 

3. Jangan kucek pakaian bayi terlalu kenceng, nanti bayi nya sakit badan
Beneran iihh awalnya aku ngakak denger mitos ini. Adakah hubungan antara baju yang dikucek terlalu kenceng, tapi malah bayi yang sakit badan?? Apakah ada kaitannya dengan elite global??

Setelah difikir, mungkin maksudnya seperti ini ya. Kulit bayi, apalagi baru lahir, kan masih sangat sangat tipis dan sensitif. Jika kita mengucek baju terlalu keras, dikhawatirkan pakaian bayi akan rusak dan serat-serat nya menjadi kasar. Permukaan pakaian yang kasar inilah yang ditakutkan akan melukai kulit bayi yang masih sensitif itu..

 

4. Jangan makan yang terlalu panas, nanti ASI nya ikutan panas, trus ada putih-putih di lidah dedek nya
Pasti sering denger mitos ini ya kan. Awalnya aku nurut-nurut saja. Jadi setiap mau makan aku harus nunggu dulu 5-10 menit sampai makanan nya agak dingin. Padahal perut sudah protes minta diisi.

Tapi makin ke sini aku heran juga. PD ini kan bukan dispenser, yang ada keran hot and cool nya. Jadi ya, ASI yang keluar dari PD suhu nya akan segitu-segitu aja, tidak akan berubah jadi panas kalau kita makan makanan panas.

Harusnya sih larangan ini berlaku buat semua orang, bukan hanya ibu menyusui saja. Makan makanan yang masih panas memang tidak baik, apalagi jika kita meniup nya dulu.

Sebetulnya masih banyak mitos-mitos lainnya yang sering didengar setelah melahirkan. Tapi hanya 4 mitos ini yang baru bisa diterima hati nurani saya. Sisanya kebanyakan kurang relevan dengan logika dan cara berfikir saya. Atau mungkin ibu-ibu lain punya cerita tentang mitos pasca melahirkan yang ternyata terkandung hikma di dalam nya? Boleh kasih tau aku yuuk di kolom komentar :)


Saturday, 25 August 2018

5 Destinasi Asik untuk Larikan Diri dari Semarang yang Terik


Saya memang bukan orang asli Semarang, tapi buat saya, Semarang itu asik. Untuk berpetualang, tak perlu menjelajah hingga ke luar kota. Ada banyak tempat-tempat wisata di Semarang yang menarik untuk dikunjungi, seperti Simpang Lima, Kota Lama, Kampung Pelangi, atau Lawang Sewu.

Namun Semarang tetaplah Semarang. Di musim panas, kota pelabuhan ini bisa memiliki temperatur udara yang sangat tinggi hingga bikin gerah. Kalau sudah begini, salah satu alternatifnya adalah cari tempat liburan yang adem.

Kebetulan, ada beberapa tempat wisata alam yang jaraknya relatif dekat dengan Kota Lumpia. Didukung dengan letaknya yang berada di dataran tinggi, bakal bikin hati jadi lebih adem kalau liburan ke sana. Berikut adalah lima tempat wisata di Semarang yang paling pas untuk melarikan diri dari suhu kota yang terik.

1. Wana Wisata Penggaron

Foto: kaskus.co.id



Wana Wisata Penggaron berjarak hanya 18 kilometer dari Kota Semarang. Sebuah tempat liburan berhawa sejuk yang juga merupakan rumah bagi satwa-satwa liar. Di tempat ini kamu bisa melakukan bird watching sambil mengamati hewan-hewan, seperti Kadalan Kembang, Kadalan Birah, Merah Hijau, tau Elang Ular Bido.




2.  Rawa Pening


Sumber: news.aeromedia.net


Rawa Pening merupakan danau legendaris di Indonesia. Namanya sangat terkenal, tapi sayangnya masih sedikit yang pernah melihatnya secara langsung. Dari Rawa Pening, kamu bisa melihat pemandangan pegunungan, seakan menjadi dinding pelindung bagi danau tersebut. Konon, pemandangan sore hari di Rawa Pening sangat eksotis. Jadi pastikan kamu juga merasakan pengalaman tersebut.


3. Umbul Sidomukti

Foto: @jonihepi
Kolam renang sensasional dengan empat tingkatan. Kira-kira itulah kesan yang tersirat ketika pertama kali melihat dan merasakan kesegaran air Umbul Sidomukti. Empat kolam dengan empat ketinggian yang berbeda dalam satu bukit. Tak hanya itu, sambil berenang kamu juga bisa melihat bentang alam yang sangat menakjubkan. Tersedia juga beberapa gazebo untuk tempat istirahat setelah capek berenang.


4. Pondok Kopi
 
Foto: piknikyok.com

 Jangan keburu pulang setelah puas bermain air di Umbul Sidomukti. Sempatkan diri untuk mampir di Pondok Kopi. Sebuah tempat nongkrong dengan gaya outdoor. Sambil mengisi kembali perut yang sudah terasa lapar, nikmati juga pemandangan alam yang sangat indah.




5. Gunung Ungaran

Foto: @arifks_19



Punya waktu lebih untuk dihabiskan di tempat wisata di Semarang? Kamu wajib coba mendaki Gunung Ungaran. Sudah pasti butuh persiapan khusus untuk menaklukkan gunung dengan ketinggian 2.050 mdpl ini. Tapi bayangkan betapa bangganya kamu karena menyempatkan waktu untuk lebih dekat dengan alam Jawa Tengah yang sangat indah.
 
Itulah lima rekomendasi tempat wisata di Semarang, tempat yang sejuk dan asik untuk menjauhkan diri dari hiruk-pikuk dan panasnya Kota Lumpia.

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done