Afifah Haq
News Update
Loading...

Travel

[Travel][recentbylabel]

Parenting

[Parenting][recentbylabel]

Asal SEO

Thursday, 25 June 2020

Hamil dan Persiapan Melahirkan di Tengah Pandemi

Hamil dan Persiapan Melahirkan di Tengah Pandemi


Tahun 2020 seolah menjadi tahun yang penuh dengan kejutan. Bagaimana tidak, hanya karena 1 virus saja semua terkena dampaknya. Bukan hanya soal kesehatan dan nyawa, seluruh aspek kehidupan pun ikut berubah. Mulai dari kehidupan sosial sampai berpengaruh pada perkembangan ekonomi.

Termasuk dengan kehidupan seorang ibu hamil seperti saya. Ya gimana ga khawatir ya, ibu hamil itu rentan terkena penyakit karena imunitas tubuh biasanya turun, tidak se-kuat wanita lainnya. Belum lagi dengan berbagai pemberitaan tentang virus covid ini. Jadi bikin mental ini down, karena setiap saat jadi merasa was-was.

Konsultasi Online Kehamilan Melalui Aplikasi Halodoc


Banyak yang menghimbau untuk menunda pemeriksaan kandungan sementara. Selama tidak ada keluhan yang parah, memang sebaiknya sih ibu hamil stay dulu di rumah. Tapi ya namanya juga ibu-ibu ya, suka penasaraaan aja sama perkembangan bayi.

Akhirnya saya putuskan untuk konsultasi online saja. Beberapa teman merekomendasikan aplikasi Halodoc. Akhirnya saya coba install aplikasi ini.



Awalnya sih saya ga berharap apa-apa, tapi ternyata ga salah teman-teman saya kasih rekomendasi aplikasi Halodoc. Lengkap banget fitur di sini. Mulai dari artikel kesehatan, Tes Covid-19, chat dengan dokter, beli obat, buat janji dengan dokter di Rumah Sakit, kesehatan jiwa, periksa covid-19, kalkulator BMI, bahkan sampai ke fitur pengingat obat.

Karena tujuan awal install aplikasi ini untuk konsultasi online, maka saya pilih fitur chat dengan dokter. Begitu saya buka, ternyata banyak banget pilihan dokternya. Mulai dari dokter umum sampai ke dokter spesialis.

Satu hal lagi yang bikin saya suka dari aplikasi ini adalah, biaya konsul nya yang bisa dibilang lebih murah daripada saya harus konsultasi langsung ke dokter di Rumah Sakit. Bahkan ada juga yang menyediakan konsultasi gratis. Saya menemukan biaya konsultasi ke dokter kandungan itu mulai dari Rp 25.000,- saja.



Ditambah lagi, aplikasi Halodoc juga menampilkan profil dari masing-masing dokter. Lulusan mana, bekerja dimana saja, sampai informasi pengalaman kerja dokter. Nah, informasi ini yang bisa jadi bahan pertimbangan kita untuk memilih dokter.

Pesan Obat Online Langsung Diantar


Setelah konsultasi selesai, dokter kemudian meresepkan obat dan vitamin. Obat ini kemudian bisa kita pesan langsung lewat aplikasi Halodoc. Mirip belanja online biasa. Lokasi apotek pun bisa kita pilih dengan lokasi terdekat dari rumah. Praktis banget memang, daripada saya harus keluar rumah.

Persiapan Melahirkan di Tengah Pandemi


Saya rasa pandemi ini tidak akan langsung lenyap begitu saja. Mungkin dibutuhkan waktu sampai satu tahun sampai vaksin ditemukan. Oleh karenanya, kemungkinan besar juga saya akan melahirkan di tengah pandemi.

Berbeda dengan proses melahirkan di kondisi normal, proses melahirkan di masa pandemi memiliki prosedur tambahan. Prosedur itu berupa rapid test dan swab test sebelum Hari Perkiraan Lahir datang. Prosedur ini memang sudah menjadi aturan wajib dari Menteri Kesehatan.



List persiapan lahiran saya jadi bertambah. Selain mempersiapkan perlengkapan bayi, mempersiapkan biaya persalinan, persiapan fisik, juga harus mengetahui info seputar covid test jakarta. List yang terakhir itu menurut saya jadi bagian penting. Dengan mengetahui info seputar covid test, setidaknya ini akan berpengaruh pada prosedur selanjutnya. Misalnya apakah saya bisa melahirkan secara normal atau harus dengan jalan operasi.

Yah, saya hanya bisa berusaha dan berdo'a, semoga saat hari H nya nanti, saya dan bayi bisa sehat dan selamat. Semoga ya.

Tuesday, 23 June 2020

Hai Fatih, Ini Kado dari Bunda Untukmu

Hai Fatih, Ini Kado dari Bunda Untukmu

Yuk temani aktivitas bersama anak dengan bermain game kado dari bunda di website panduanbunda
2 Maret 2017, putra pertamaku lahir. Meski dengan jalan operasi, namun Alhamdulillah anakku lahir dengan sehat, selamat, diiringi tetesan air mata haru dari ayahnya. Baru kali ini loh, saya melihat suami saya menitikkan air mata.

Anak pertama ini saya beri nama panggilan Fatih. Dulu itu saya terinspirasi dari nama sebuah grup nasyid favorit saya sejak SMP, hehe. Namun nampaknya sekarang nama Fatih ini sudah mulai pasaran ya. Tak mengapa, karena Fatih-ku akan berbeda dengan Fatih yang lain, dan akan selalu menjadi spesial di hati kedua orangtuanya.

3 tahun menjalani kehidupan sebagai orangtua, saya akui mendidik anak dan membesarkannya agar tumbuh dan berkembang sesuai milestone-nya bukanlah perkara mudah. Terlebih, saya orangtua baru yang masih minim pengetahuan soal dunia parenting. Belum lagi kesibukan saya bekerja, semakin memberikan saya rasa bersalah karena belum maksimal dalam memantau perkembangan anak.

Tahun ke-Tiga, Saya Seolah Mendapat Teguran


Tahun 2020 seperti yang kita ketahui bersama, adalah tahun yang penuh kejutan. Semua bermula dari sebuah virus. Bukan hanya kesehatan dan nyawa yang diambil oleh pandemi satu ini, ekonomi pun lumpuh. Dan saya termasuk salah satu yang terkena dampaknya. Saya dirumahkan.

Perasaan saya hancur. Untunglah suami masih bertahan, tidak terkena dampak dari pandemi ini. Alhamdulillah, masih ada yang bisa saya syukuri.

Hikmah di Balik Pandemi


Hari pertama menjalani kehidupan di rumah, saya sangat tidak bersemangat. Meski status saya dirumahkan, bukan di-PHK. Grup whatsapp kantor saya bisukan, dan tidak pernah saya buka lagi.

Hingga akhirnya saya berada pada satu titik dimana saya melihat peluang lain. Peluang itu ada dan selalu saya lihat setiap hari. Ya, peluang itu ada pada Fatih, anak saya. Saya melihat bahwa Allah sedang memberikan kesempatan bagi saya agar maksimal dalam menemani Fatih.


Hari Anak Nasional dan Kado dari Bunda untuk Fatih


Bulan depan, tepatnya tanggal 23 Juli, kita akan memperingati Hari Anak Nasional. Sebuah hari yang dimaknai sebagai kepedulian bangsa terhadap perlindungan anak agar anak-anak di Indonesia dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Hari Anak Nasional tercipta untuk menghimbau seluruh keluarga terutama orangtua untuk menjadi lembaga pertama perlindungan anak. Sehingga, anak mendapatkan perlindungan yang utuh dan mnghasilkan anak yang sehat, cerdas, memiliki akhlak yang baik, dan cinta tanah air.

Nah, semakin lengkap sudah momentum tahun ini. Seolah semakin memacu saya untuk memberikan semua yang terbaik, yang tidak pernah saya berikan kepada Fatih selama saya sibuk bekerja di kantor.

Fatih, inilah kado dari bunda. Menemanimu setiap hari, menggantikan waktu yang hilang selama ini.

Alhamdulillah, dari yang awalnya saya sedih karena kehilangan sumber penghasilan, kini saya jadi jauh lebih bahagia. Bahagia karena setiap harinya saya bisa menemani Fatih seharian dan lebih bahagia lagi karena saya bisa melihat betapa anak satu ini menunjukkan banyak sekali kecerdasan.

Activity #KadoDariBunda dari Panduanbunda.com


Seru sekali ternyata menjadi ibu rumah tangga yang utuh. Meski kadangkala merasa kerepotan, tapi saya bahagia. Banyak sekali kegiatan yang bisa saya lakukan bersama dengan Fatih. Bahkan Fatih sudah bisa membantu saya dalam beberapa hal, seperti mengambilkan minum, membuat susu sendiri, bertanggungjawab bila ia menumpahkan sesuatu, dan membuang sampah sendiri.

Biasanya setelah Fatih selesai melakukan tugasnya, saya selalu memberikan reward. Kadang dengan dibelikan es krim, dibolehkan menonton kartun, atau bermain game.

Nah, ada satu activity berupa game yang menarik bagi  saya. Game ini cocok sekali untuk menemani keseharian saya bersama Fatih. Namanya game Kado dari Bunda.

Dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional, panduanbunda.com mempersembahkan sebuah activity berupa kompetisi #KadoDariBunda. Activity ini dapat kita dilakukan dengan mengunjungi website panduanbunda.com. Bisa melalui laptop atau gawai. Cocok banget kan ya, activity ini dikerjakan bersama anak selama di rumah.

Cara Memainkan Game #KadoDariBunda di Panduanbunda.com


Pertama, kita harus terlebih dahulu mengunjungi website panduanbunda.com. Kemudian, kita klik tab Kado dari Bunda di bagian atas halaman web.



Untuk memulai game, kita harus log in terlebih dahulu menggunakan alamat email yang aktif. Jika belum memiliki akun, silahkan daftar dengan mengisi form seperti pada gambar di bawah. Lalu klik submit dan jangan lupa untuk verifikasi email.



Setelah berhasil verifikasi email dan log in, langsung saja mainkan game nya dengan meng-klik tombol PLAY. Gamenya cukup mudah dimainkan, saya dan si kecil cukup menebak dan menemukan gambar yang sama di balik kartu sebanyak 3 sesi. Jumlah kartu akan bertambah setiap sesi. Sesi pertama 4 kartu, sesi ke-dua 8 kartu, dan sesi ke-tiga 12 kartu.



Setelah selesai memainkan 3 sesi, kita akan mendapatkan koin. Sesi pertama mendapatkan 2 koin, sesi ke-dua 4 koin, dan sesi ke-tiga 6 koin. Maka total keseluruhan koinnya berjumlah 12 koin. Nah, kita bisa mengumpulkan terlebih dahulu koinnya atau langsung menukar 10 koin dengan sebuah 'kado'.


'Kado' yang didapatkan adalah 3 huruf acak yaitu "B", "U", "N", "D", dan "A". Masing-masing huruf memiliki poin berbeda. Huruf B=5 poin, huruf U=10 poin, huruf N=15 poin, huruf D=20 poin, dan yang paling tinggi, huruf A=200 poin.



Poin ini selanjutnya kita kumpulkan. Untuk apa? untuk ditukar dengan berbagai macam hadiah, ada koper anak, sepeda anak, dan balance bike.

Seru ya. Jangan lupa untuk follow social media panduanbunda.com di Facebook Panduan Bunda dan Instagram Panduan Bunda. Oh ya, periode kompetisi ini dimulai dari tanggal 15 Juni-15 Juli 2020.


Manfaat Activity #KadoDariBunda di Panduanbunda.com


Selain untuk mengisi waktu, ada beberapa manfaat yang saya dan Fatih dapatkan dari activity ini:
  • Meningkatkan bonding antara saya dan anak
  • Meingkatkan konsentrasi dan melatih kesabaran anak
  • Anak jadi lebih bahagia ketika dia berhasil melewati sesi game
  • Hadiah menarik yang bisa ditukarkan dengan poin, bagi bunda yang memiliki poin tertinggi

Oh ya, selain activity #KadoDariBunda, website panduanbunda.com juga menyediakan produk obat kesehatan keluarga dan anak di halaman Produk website panduanbunda.com. Produk obatnya lengkap, mulai dari obat Termorex baby untuk demam bayi, Termorex dan Inzana untuk membantu atasi demam anak, Termorex Patch plester kompres deman, Konvermex obat cacing keluarga juga ada Anakonidin, obat batuk sirup anak yang menawarkan berbagai pilihan varian berdasarkan jenis batuk yang dialami si kecil.



Yuk Bunda, kita dekatkan bonding dengan anak, dengan mengikuti kompetisi #KadoDariBunda ini. Jangan lupa juga untuk follow social media panduanbunda.com untuk info seputar anak dan bunda, juga info menarik lainnya.

- Instagram: @panduanbunda
- Facebook : https://www.facebook.com/panduanbunda/
- Official website https://www.panduanbunda.com
- Twitter : https://twitter.com/panduanbunda

Tuesday, 16 June 2020

Berapa Budget Perlengkapan Camping untuk Pemula?

Berapa Budget Perlengkapan Camping untuk Pemula?

Banyak yang tanya sama saya,

"Mbak, itu ranselnya gede banget, emang isinya apa aja?"

Saya cuma bisa senyum, kalau dijabarkan ya bakal jadi 1 blogpost, hehe.

Mendaki gunung akhir-akhir ini semakin banyak peminatnya. Baik itu di kalangan tua, muda, laki-laki, perempuan, bahkan tak sedikit pula anak-anak kecil yang sudah mendaki gunung. Bagi sebagian orang, kegiatan ini juga seolah sudah menjadi gaya hidup.

Nah, bagaimana dengan para pemula yang baru saja memulai hobinya dengan mendaki gunung? Tentu harus ada persiapan terlebih dahulu. Mendaki pun ada 'seni'nya. Dan jangan pernah anggap enteng kegiatan mendaki. Minimal, kita harus punya perlengkapan pribadi yang standar dan safety. Kalau tidak menggunakan perlengkapan yang safety, bisa jadi nyawa yang jadi taruhannya.

Nah, di artikel ini saya akan membahas peralatan apa saja sih yang harus dimiliki seorang pendaki, serta berapa kira-kira budgetnya.

1. Pakaian Pendakian


Saya awali dari pakaian dulu ya. Seringkali urusan outfit satu ini tidak dipedulikan bagi seorang pemula. Padahal, pakaian yang melekat di tubuh adalah salah satu faktor yang menjamin kenyamanan selama mendaki atau berkemah.

Saran saya, gunakanlah pakaian yang ringan saat mendaki. Bisa berupa kaos atau kemeja. Akan lebih baik lagi jika baju yang dipakai memiliki lengan yang panjang. Pakaian yang panjang setidaknya akan melindungi kulit dari duri, serangga, dan sengatan cahaya matahari.

Lalu, untuk celana sendiri, pilihlah celana dengan bahan yang mudah kering (quick dry) atau menyerap keringat. Jangan pernah sekalipun menggunakan celana jeans. Celana jeans itu berat, kalau basah susah kering, dan kalau cuacanya dingin akan makin menambah rasa dingin ke tubuh pendaki.

Harga celana dengan bahan quick dry mulai dari Rp 125.000 sampai ratusan ribu, bergantung pada merknya.


2. Sepatu Hiking


Kalau mau safety baiknya memang pakai sepatu ya daripada sendal gunung. Dulu waktu masih sekolah, saya pakai sepatu biasa yang warna hitam itu loh (apa sih istilahnya? haha). Kekurangannya dia jadi mudah rusak, jebol, licin pula.

Nah kalau sekarang sih banyak ya merk lokal yang menjual sepatu gunung dengan harga terjangkau. Contohnya seperti sepatu merk SNTA. Harganya mulai dari 200ribu-an aja. Hanya kekurangannya, dia tidak waterproof. Ya tapi lumayan lah sepatu ini cukup nyaman saat dipakai.

Kalau ada budget lebih, bisa beli merk lain yang memiliki keunggulan lebih dan sebanding dengan harganya seperti merk Consina, Arei, Eiger, Mokzhaware. Sepatu-sepatu merk ini biasanya dijual mulai dari harga 500ribu-an.

Kalau saya sendiri pakai merk Hitec, harganya sekitar 800ribu-an. Lumayan pricey tapi sebanding dengan kualitas dan kenyamanannya. Yuk baca ulasanku di sini: Review sepatu Hitec Bryce II WP Woman Series.


3. Ransel / Carrier / Keril


Kalau kamu pendaki pemula dan sudah siap mendaki membawa carrier, sebaiknya cari carrier yang support tulang punggungmu. Cirinya sangat mudah dilihat, biasanya ada bantalan di bagian punggung dan ada tambahan plat besi yang lentur.

Di Indonesia sendiri, rata-rata carrier yang diproduksi oleh brand lokal sudah memperhatikan hal ini. Harganya beragam. Carrier pertama saya itu merk Consina, harganya sekitar 600ribu-an untuk ukuran 65L. Harganya masih di bawah 1 juta, tapi cukup nyaman di punggung. Kalau ingin lebih murah lagi, ada juga penjahit tas ransel tanpa merk yang menjual barangnya mulai dari harga 300ribu-an. Ya, tapi jangan terlalu berharap dengan rupa nya ya.

4. Sleeping Bag


Perlengkapan satu ini wajib banget dibawa saat camping. Gunung itu ga main-main dinginnya. Suhunya bisa mendekari 0, bahkan bisa minus. Ga mau kan tidur dengan keadaan dingin? Selain ga nyaman, bisa-bisa kena hipotermia.

Sleeping bag pertama saya itu tanpa merk. Harganya juga murah, sekitar 75ribu. Waktu itu saya beli di pasar Jatayu, Ciroyom, Bandung. Sesuai sama harganya sih ya, sleeping bag pertama saya ini ga begitu melindungi saya dari dingin, tapi ya lumayanlah teu ngabigbrig teuing (ga menggigil banget).

Kemudian saya beli lagi sleeping bag merk Dhaula Giri. Merk lokal tapi lumayan juga kualitasnya. Harganya juga murah, sekitar 200ribu. Bahan luarnya seperti parasut, sementara bagian dalamnya seperti beludru, lumayan bikin hangat.

Kalau ingin yang lebih nyaman lagi, pakai sleeping bag bulu angsa. Sleeping bag jenis ini selain lebih hangat, packingnya pun lebih kecil, jadi ga menuhin keril. Harganya bervariasi, mulai dari 500ribu-an sampai di atas 1 juta.

5. Alat Penerangan


Ada 2 macam alat penerangan yang biasa dipakai pendaki, yaitu senter genggam dan headlamp. Rata-rata menggunakan head lamp karena dirasa lebih praktis.

Headlamp bermacam-macam pula harganya, mulai dari 50ribu-an hingga ratusan ribu. Saran saya sih, mending pakai headlamp yang bagus sekalian biar awet. Saya pakai headlamp merk Eiger yang bahan cover lampu nya dari besi, dan ini cukup awet dibandingkan dengan headlamp yang cover lampu nya terbuat dari plastik.

Oh ya, warna lampu baik dari senter genggam atau headlamp ini ada dua, kuning dan putih. Warna lampu putih memang cenderung lebih terang, namun saat kabut turun, warna lampu kuning lebih unggul dan jangkauannya lebih baik daripada lampu putih.



6. Matras


Matras adalah alas serbaguna, bisa untuk duduk-duduk, atau untuk tidur. Matras menurut saya wajib dibawa, karena lumayan banget loh mengurangi rasa dingin saat tidur. Matras yang saya punya ada 2, yang berwarna hitam (saya kurang paham apa bahannya) dan satu lagi berwarna perak berbahan alumunium foil.

Masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan. Menurut saya pribadi, matras yang berbahan alumunium foil itu lebih hangat dibandingkan dengan matras biasa yang berwarna hitam. Tapi, kekurangnnya adalah, matras alumunium foil itu sifatnya getas, jadi mudah robek kalau penggunaan dan penyimpanannya terlalu bar-bar.

Harga dari kedua jenis matras ini sekitar 100-200ribu an.



7. Jaket


Kalau untuk jaket, saya masih pakai produk lokal. Jaket buatan lokal itu lumayan kualitasnya. Saya pakai merk yang ga begitu terkenal, tapi bahannya mantep deh. Bagian dalam berbahan polar, sementara bagian luar terbuat dari taslan yang waterproof dan windproof. Harganya sekitar 250ribu.

Sama seperti sleeping bag, kalau ingin jaket yang lebih hangat dan nyaman lagi, pakailah jaket yang berbahan bulu angsa. Ya tapi sebanding dengan harganya yang selangit. Bisa sampai jutaan.

8. Alat Masak Camping


Ini sih sebetulnya masuk ke perlengkapan kelompok ya, bukan perlengkapan pribadi. Untuk alat masak sendiri saya menggunakan merk lokal, lagi-lagi Dhaula Giri. Satu set itu biasanya terdiri dari panci penggorengan, panci sayur, mangkok plastik kecil, dan sendok sayur. Harganya sekitar 250-300ribuan.

Sementara untuk kompor, saya lupa merk apa, tapi saya pakai yang tipe windproof, atau ada penghalang anginnya. Harganya sekitar 60-100ribu.


9. Tenda


Ini juga masuk ke perlengkapan kelompok ya. Harga tenda bermacam-macam, tergantung kapasitas, bahan, dan modelnya. Bagi pemula, saya rekomendasikan tenda merk Arei, harganya murah meriah, sekitar 300ribuan untuk kapasitas 2-3 orang. Nah, kemudian kita beli flysheet lagi supaya jadi double layer. Harga flysheet sekitar 100ribu. Lumayan kan, jatohnya jadi kurang dari 500ribu.

Baca Juga:
Rekomendasi Tenda di Bawah Harga 500ribu
Tenda Terbaik Tahun 2019
Review Tenda Naturehike Hiby 20D


Sebetulnya masih ada lagi perlengkapan camping lain seperti kupluk, sarung tangan, syal, buff, topi, dan berbagai macam aksesoris camping lainnya. Tapi menurutku, perlengkapan yang dibahas di atas sudah cukup mewakili perlengkapan wajib yang harus dimiliki seorang pendaki.

Mungkin teman-teman mau menambahkan? Boleh banget ya share di kolom komentar.

Monday, 1 June 2020

Inilah Rahasia Di Balik Siwak yang Dianjurkan Nabi

Inilah Rahasia Di Balik Siwak yang Dianjurkan Nabi


Siwak yang dianjurkan nabi ternyata memiliki segudang manfaat

“Seandainya tidak memberatkan ummatku, niscaya akan aku wajibkan mereka bersiwak 5x dalam sehari” (Al-Hadits)

Begitulah kira-kira penggalan hadits Nabi Muhammad S.A.W berkenaan dengan siwak. Dari hadits ini dapat disimpulkan bahwa, selain beribadah, Rasulullah juga sangat menganjurkan ummatnya untuk menjaga kebersihan gigi dengan cara bersiwak.

Siwak adalah batang kayu atau ranting dari sebuah pohon, biasanya berasal dari pohon arak (Salvadora Persica). Bentuknya seperti ranting pohon biasa berdiameter kira-kira 0.8-1 cm. Kayu siwak ini memiliki banyak serat pada batangnya dan juga memiliki aroma yang khas.

Manfaat Siwak


Siwak mempunyai kandungan yang sangat beragam dan bermanfaat bagi gigi dan rongga mulut. Beberapa penelitian telah mengungkap bahwa Salvadora persica atau kayu siwak mengandung fluoride alami, chloride, vitamin C, silica, trimethylamine, salvadorine, sulphur, minyak, resins dan tannin, dan sterol.

Semua zat aktif alami yang terkandung pada siwak ini memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan gigi dan mulut. Diantaranya ialah:
  • Kandungan trimetalamin (TMA) pada siwak mampu mencegah terbentuknya plak, karena zat ini mampu mencegah endapan partikel dan sisa-sisa makanan pada sela gigi. Selain itu, ia juga berfungsi sebagai antibakteri alami.
  • Kandungan fluoride alaminya melindungi gigi, sehingga gigi terhindar dari masalah gigi berlubang.
  • Vitamin C alami dapat memelihara kesehatan rongga mulut dan gusi
  • Antibakteri alaminya dapat mencegah bau mulut dan membuat nafas menjadi lebih segar

Banyak sekali ya manfaat dari siwak ini. Bahkan organisasi kesehatan dunia (WHO) pun menyarankan siwak dalam perawatan gigi. Namun masalahnya, tidak semua orang bisa mendapatkan siwak dengan mudah. Pengalaman saya pribadi, saya hanya bisa menemukan siwak di tempat-tempat tertentu. Terlebih, tidak semua orang juga terbiasa dan bisa menggunakan siwak untuk membersihkan gigi.

Manfaat siwak dapat memelihara kesehatan gigi


Sasha, Pasta Gigi Siwak Pencegah Gigi Berlubang


Ada kabar baik, sekarang kita tidak perlu bingung lagi mencari dan menggunakan siwak. Sasha adalah pasta gigi berlubang yang sudah mengandung siwak asli di dalamnya. Menurut jurnal yang diterbitkan oleh fakultas kedokteran gigi Universitas Airlangga, efektifitas siwak yang terkandung pada pasta gigi sama baiknya dengan penggunaan siwak asli. Pasta gigi Sasha juga mudah ditemukan dimana-mana.

Setidaknya ada 3 alasan utama yang bisa jadi pertimbangan mengapa harus memilih pasta gigi Sasha.
Pertama, selain mengandung siwak, pasta gigi Sasha juga mengandung fluoride dan kalsium. Siwak, fluoride, dan kalsium terbukti efektif untuk mencegah masalah gigi berlubang. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa masalah gigi berlubang adalah masalah yang umum terjadi, baik bagi anak-anak maupun orang dewasa. Gigi berlubang biasanya menjadi penyebab utama sakit gigi.

Masalah gigi berlubang dialami oleh 92% anak-anak dan 88% orang dewasa, termasuk saya. Hehe. Penyebab gigi berlubang bermacam-macam. Mulai dari konsumsi makanan atau minuman manis yang berlebihan, penggunaan obat atau suplemen yang mengandung gula, jarang menyikat gigi, dan bisa juga disebabkan karena tidak menggunakan pasta gigi ber-fluoride.

Sasha pasta gigi pencegah gigi berlubang mengandung siwak fluoride dan kalsium



Alasan kedua mengapa Sasha jadi pasta gigi pilihan keluarga adalah pasta gigi ini sudah mengantongi label Halal dari MUI. Zaman sekarang, Halal tidak hanya sebagai suatu kewajiban. Label HALAL seolah menjadi gaya hidup di masa kini. Terlebih lagi bagi umat muslim, menggunakan produk yang sudah ada label HALAL tentunya membuat ketenangan sendiri saat memakainya.

Terakhir, pasta gigi Sasha pencegah gigi berlubang tidak mengandung bahan hewani dan juga tidak mengandung alkohol. Makin kuat deh alasan untuk pakai pasta gigi Sasha saat menyikat gigi.

Review Pasta Gigi Sasha


Sebelumnya, saya memang pernah menggunakan pasta gigi Sasha, tapi dengan kemasan yang berbeda. Sebelumnya saya menggunakan pasta gigi Sasha varian Herbal dengan kemasan berwarna kuning keemasan. Sementara, pasta gigi Sasha yang saya ulas kali ini memiliki kemasan bernuansa putih dan merah. Namun keduanya sama-sama memiliki kandungan siwak asli di dalamnya.


Kemasan Pasta Gigi Sasha Pencegah Gigi Berlubang


Pasta gigi Sasha pencegah gigi berlubang dikemas dalam sebuah tube plastik dengan tutup menggunakan sistem ulir. Pasta gigi siwak ini memiliki 2 jenis ukuran kemasan, yaitu kemasan 65gr dan kemasan 150gr. 2 jenis ukuran ini bisa kita pilih sesuai kebutuhan masing-masing. Kalau saya sih, karena masih tinggal dengan orangtua dan jumlah orang di rumah lumayan banyak, jadi saya akan cenderung menggunakan kemasan ukuran 150gr.

Sasha pasta gigi siwak yang halal bebas alkohol dan bebas bahan hewan



Review Pasta Gigi dan Kesan Pemakaian Sasha Pencegah Gigi Berlubang


Pasta gigi Sasha berwarna putih, dengan butiran berwarna kecoklatan yang berasal dari serpihan siwak asli. Aroma khas siwaknya terasa namun tidak begitu mengganggu karena ada campuran aroma mint.

Kalau kalian coba siwak asli, itu aromanya cukup aneh bagi yang belum terbiasa. Namun Sasha menutupi aroma siwak ini dengan tambahan aroma mint, sehingga pasta gigi ini memiliki aroma yang segar.

Untuk busa yang dihasilkan dari pasta gigi ini saya kira cukup, tidak terlalu banyak. “Rasa”nya juga tidak terlalu “pedas”, mungkin karena pasta gigi ini tidak mengandung alkohol. Bagi saya yang sedang hamil, ini ga bikin mual sama sekali.

Kesan yang saya rasakan setelah menyikat gigi dengan pasta gigi Sasha adalah gigi terasa lebih bersih dan mulut terasa segar. Sementara untuk efek menghilangkan plak nya sendiri saya masih harus lihat kembali setelah 2 minggu pemakaian.

Sasha pasta gigi halal yang dapat mencegah gigi berlubang


Harga Pasta Gigi Sasha Pencegah Gigi Berlubang


Sasha pasta gigi siwak pencegah gigi berlubang bisa kita temukan dengan mudah di minimarket atau toserba terdekat. Harganya juga cukup terjangkau.

Untuk ukuran 65gr harganya sekitar Rp 6.000, sementara pasta gigi Sasha pencegah gigi berlubang ukuran 150gr hargannya hanya Rp10.500,- saja.

Sasha pasta gigi pencegah gigi berlubang juga dapat kita beli secara online melalui link:

Untuk info lebih lengkap mengenai produk ini, kita juga bisa akses media sosial Sasha Indonesia di:
Instagram: @sashaindonesia


Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done