December 2018 - Afifah Haq
News Update
Loading...

Thursday, 27 December 2018

Staycation di HARRIS Hotel Ciumbuleuit Bandung

Akhir tahun akan tiba. Pengen banget rasanya membawa suami dan anak liburan bareng, kebetulan saya masih ada sisa voucher menginap dari hadiah lomba. Tadinya pengen pake voucher ini di luar kota, tapi kayaknya musim liburan gini tiket pasti mahal, jalanan juga mungkin akan macet. Akhirnya saya pilih liburan staycation di hotel di Bandung saja deh.

Kenapa pilih HARRIS Hotel? Pertama, karena dari lokasi nya yang strategis. Berlokasi di jalan Ciumbuleuit, hotel ini ternyata bersebelahan dengan apartemen dan hotel Galeri Ciumbuleuit. Mau ke mall ada Ciwalk yang jaraknya deket tinggal ngesot, ke tempat wisata alam ada Punclut yang kalau dari jalan Ciumbuleuit deket banget tinggal kentut. Kedua, karena HARRIS hotel ini grup nya Tauzia Hotel, dan sebelumnya saya pernah menginap di Yello Hotel yang masih satu grup dengan HARRIS Hotel ini. Pengalaman menginap di Yello sangat berkesan, jadi harusnya sih antara HARRIS dan Yello harus sama-sama menyenangkan karena masih satu grup.

Suami saya setuju. Lalu saya segera melakukan booking via Misteraladin di tanggal 24-25 Desember. Hmm, sudah kuduga, kalau di tanggal segini harga sewanya akan mahal. Saya memesan kamar Deluxe dengan sarapan seharga hampir 1 jutaan, padahal kalau bukan di high season, mungkin rate nya hanya sekitar 700ribuan. Tapi tak apa, pake voucher ini, wkwk.

Apa yang Saya Suka
Langsung saja deh ya, saya review sekalian dibahas apa yang menjadi poin plus hotel ini dan apa yang perlu diperbaiki agar lebih baik lagi.

1. Check In dan Check Out Cepat
Buat saya ini proses check in dan check out terkilat sih, ga banyak bertele-tele. Ga nyampe 5 menit saya sudah dapat kunci kamar. Di HARRIS hotel juga kita tidak diminta deposit.


2. Kamar Luas
Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, saya memesan tipe kamar Deluxe dengan sarapan. Tipe kamar ini lumayan luas, cukup buat anak saya lari-lari. Fasilitas di kamar ini ada:
  • AC
  • 1 ranjang besar
  • TV dengan pilihan channel internasional
  • Mini refrigerator
  • Mini brankas
  • 1 sofa yang lumayan besar
  • Lemari
  • Meja kerja dan kursi
  • Coffee and tea maker plus 2 botol air mineral
  • Toiletries (sabun batang, body gel, shampoo, sikat gigi, pasta gigi, shower cap)
  • Private bathroom
  • Shower
  • Hair dryer
  • Wi-Fi


Susah amat sih naaakk.. mau foto juga
Alhamdulillah saya juga dapat kamar dengan view dari jendela yang lumayan bagus. Di sore hari saya bisa melihat indahnya sunset dan di pagi hari saya bisa menyaksikan sunrise. Pemandangan gunung Tangkuban Perahu dan gunung Burangrang pun terlihat cukup jelas dari sini.

View dari Jendela Kamar
 3. Kids Friendly
Setelah punya anak, kenyamanan anak adalah satu hal yang sangat penting demi keberlangsungan liburan yang nyaman dan minim drama. Di lantai F2 saya bisa mengajak anak saya bermain di area Dino Kids Club. Selain Dinio Kids Club, di sini juga ada area untuk leyeh-leyeh sambil menonton film layar lebar, di samping nya ada kolam renang (Sky Pool), serta meja pingpong.






4. Menu Sarapan
Wah, menu sarapan di sini lumayan banyak variannya. Dari mulai menu western sampai tradisonal ada. Ada bubur ayam, bubur sumsum, buah-buahan, sereal, sandwich, salad, nasi, mie, jus, dan yang paling bikin saya terkejut di sini ada cilok dan jamuuu!

Rasa makanan nya enak-enak. Kecuali cilok yang menurut saya agak keras, dan saya juga menemukan salad buah yang sudah jadi (sudah dicampur dengan mayonaise), tapi rasa buah-buahan nya tidak fresh, seperti buah yang sudah lama.





5. Pelayanan Ramah
Saya suka dengan semua staff di sini. Semuanya ramah, mulai dari satpam sampai semua staff yang ada di dalam hotel. Kami sering sekali mendapat sapaan dari setiap staff yang berpapasan dengan kami.

Apa yang Bisa Diperbaiki

1. Koneksi Internet
Sayangnya, koneksi wi-fi yang saya dapat kurang jos. Saat saya membuka youtube, sering sekali buffering. Saya kurang tahu, apa cuma kamar saya saja ya yang koneksi nya kurang stabil. 

2.  WC
Sayang sekali toilet duduk nya tidak dilengkapi semprotan air (apa ya namanya). Saya paling tidak bisa istinja' (cebok) tanpa air, kayaknya kurang bersih aja gitu, apalagi kalau buang air besar. Jadinya setelah bersih-bersih pake tisu, saya jalan ke area shower untuk bersih-bersih lagi pake air. Tapi buat yang sudah biasa istinja' dengan hanya menggunakan tissue sih, pasti ga masalah ya.

3. Tidak Berkarpet
Di tiper kamar yang saya pesan, sayangnya tidak ada karpet nya. Saya kurang tau ya, kalau di tipe kamar yang lain bagaimana. Tapi walaupun tanpa karpet, lantai nya bersih banget, saya ga khawatir kalau si kecil guling-gulingan di lantai.

Kesimpulan
Secara keseluruhan, saya menikmati staycation di sini. Tempat ini akan saya rekomendasikan untuk orang-orang dari luar Bandung yang ingin berwisata ke Bandung sambil membawa keluarga.

Wednesday, 26 December 2018

[REVIEW] Kafe Matar Jambococo Punclut Bandung

Ini adalah tempat makan sekaligus kafe pertama yang saya review di blog. Biasanya saya review di Google Local Guide aja udah. Tapi kali ini gatau kenapa pengen aja nge-review kafe ini di blog. Boleh lah yaa.

Lokasi
Kafe Matar ini letaknya ada di daerah Punclut, Ciumbuleuit, Bandung. Tepat nya berada di Jl. Bukit Raya Indah, Ciumbuleuit, Cidadap, Kota Bandung. Tempatnya agak masuk ke dalem, maksudnya ga berada persis di jalan utama menuju Punclut.

Sebetulnya ke tempat ini karena ga sengaja. Niat awal nya sih pengen makan makanan berat di saung-saung sekitar Punclut. Dari hotel udah ngebayangin makan nasi hitam panas mengepul plus ayam bakar dan lalap juga sambel nya. Tapi, hampir semua tempat makan di sekitaran Punclut penuh. Akhirnya suami menyarankan untuk makan di kafe ini saja. Saya mengiyakan.

Menu
Sayangnya di sini ga ada menu nasih liwet hitam plus ayam bakar yang saya idam-idamkan. Hehe, ternyata ini mah tempat buat ngopi-ngopi cantik. Bagi pecinta kopi tentu saja tempat ini adalah tempat yang cocok untuk menghabiskan waktu bersama orang terkasih. Pilihan kopi nya lumayan banyak. Sayangnya, saya bukan penikmat kopi. Tapi ada menu lain yang bisa dipesan selain kopi.

Pencantuman menu di kafe ini cukup unik ya, karena ditulis di kaca jendela. Bagi orang yang baru pertama kali datang ke sini seperti saya pasti akan sedikit bingung mencari daftar menu. Nah, buat yang belum pernah dan akan ke sini, supaya ga bingung, aku kasih bocoran menu di kafe Matar ya.




Berhubung tidak ada menu ayam bakar, akhirnya saya memesan menu yang masih ada hubungannya dengan bangsa ayam-ayaman. Kebetulan ada menu chicken cordon bleu di sini, akhirnya saya pesan ini dan kentang goreng buat si kecil. Sedangkan suami memesan nasi plus sop iga dan ice lemon tea untuk berdua.

Saya bukan ahli icip-icip, tapi izinkan saya untuk memberi komentar pada menu yang saya pesan menurut lidah saya. Mulai dari kentang goreng keju, rasanya enak, garing di luar dan lembut di dalam. Hanya saja, untuk harga 25k menurut saya porsi nya kurang.. hihi. Sop iga nya enak, rempah nya terasa, daging nya juga empuk. Chicken Cordon Bleu nya enak juga, tapi sayang ukurannya kurang gede, wkwk (emak2 kurang wareg). Ice lomen tea nya asli, bukan lemon tea serbuk yang diseduh, tapi kurang manis. Mungkin harusnya saya pesan "sweet iced lemon tea".

Tapi aku suka penyajian Ice Lemon Tea nya..

Makananku dihabisin bocil

Tapi ga apa-apa lah.. Lihat senyummu meleleh hati mamak, hilang lapar mamak..

Menikmati City Light
Kafe ini konsep nya terbuka / outdoor, dan bersentuhan langsung dengan alam. Poin paling mengasyikkan dan sangat menjual dari kafe ini adalah pemandangan city light nya yang bisa dinikmati di sore hingga malam hari.

Di siang hari kita juga bisa merasakan indahnya pemandangan langit kota Bandung. Selain pemandangannya yang indah, kita juga dapat udara bersih, fresh, dan gratis di sini. Cocok nih buat pelepas penat setelah seharian bekerja.





Mengajak serta teman atau orang terkasih adalah pilihan tepat jika datang ke sini. Pemilik kafe juga menyediakan beberapa macam permainan yang akan lebih seru jika dimainkan bersama banyak teman. Saya melihat ada bermacam-macam kartu, ada congkak, bahkan ada majalah Bobo juga. Saya jadi merasa beruntung membawa si kecil ke sini. Biasanya dia selalu rewel karena bosan jika diajak ke tempat makan. Nah, karena ada permainan congkak di sini, saya biarkan dia anteng bermain congkak, sekalian melatih motorik halus nya.

Sambil mengenang masa kecil..
Kesimpulan
Secara keseluruhan, tempat ini sangat saya rekomendasikan bagi teman-teman pecinta kopi yang ingin menikmati kopi sambil memandang kerlip lampu kota. Jangan lupa ajak teman-teman lainnya, suapaya malam nya terasa hangat. Dan, jangan lupa pakai jaket ya, karena lumayan dingin di sini.

Ada yang pernah ke sini juga? Menurut kalian, tempat ini gimana?

Friday, 21 December 2018

Rekomendasi Tenda Camping Di Bawah 500K


Bagi yang hobi berpetualang dan backpacker, terutama bertualang ke alam terbuka, tentunya tenda adalah perlengkapan yang wajib dibawa. Tenda ibarat rumah tinggal sementara bagi para traveler. 

Ada berbagai macam jenis dan merk tenda dengan berbagai harga. Bagi mereka yang mempunyai dana berlebih tentu tak masalah jika harus membeli tenda dengan harga berapapun. Namun, bagi sebagian orang, membeli tenda haruslah dipertimbangkan terutama soal harga.

Di artikel ini saya akan bahas beberapa rekomendasi merk tenda yang harga nya masih terjangkau, tidak lebih dari Rp 500.000,-

1. Tenda REI
Bisa dibilang, tenda ini adalah tenda sejuta ummat. Banyak sekali pendaki ataupun traveller yang membawa dan menggunakan tenda ini. REI setahu saya adalah merk lokal (mohon koreksi jika saya salah). Tenda dengan kapasitas 2-3 orang ini memiliki ukuran sekitar 200x150x115 cm. Dengan berat sekitar 2.5-3 kg, tenda REI cukup ringan untuk dibawa. Tenda REI jenis ini berada di kisaran harga Rp 250.000 - Rp 400.000,-.


2. Great Outdoor Monodome
Kapasitas nya sama dengan tenda REI, yaitu sekitar 2-3 orang. Tenda Great Outdoor adalah tenda merk lokal yang juga sering dipakai banyak pendaki. Tenda Great Outdoor memiliki akses satu pintu namun cukup besar. Tenda ini biasanya dijual dengan harga sekitar Rp 300.000,-

3. Tenda Best Way Pavillo
Saya kurang tahu apakah ini produk lokal atau luar, tapi tenda ini harga nya juga cukup terjangkau, sekitar Rp 300.000,-. Bentuk tenda nya mirip dengan tenda merk REI.

4. Tenda HYU
Masih tenda dengan bentuk monodome. Tenda merk HYU juga memiliki harga yang cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp 300.000,-. Tenda ini juga cukup untuk 2-3 orang dewasa.


Demikian beberapa jenis dan merk tenda yang harganya di bawah Rp 500.000,-. Rata-rata memang kapasitas nya hanya untuk 2-3 orang saja. Semua bahan yang dipakai saya rasa terbuat dari bahan taslan yang waterproof atau bahan lain yang sejenis. Untuk kondisi gerimis sampai hujan sedang, bahan-bahan seperti ini masih mampu menahan air agar tidak masuk ke dalam.

Tapi, untuk keadaan hujan besar, saya kurang begitu yakin, karena tenda-tenda ini hanya memiliki satu layer saja. Jika ingin menggunakan tenda-tenda di atas, saya sarankan untuk memberi layer tambahan. Layer tambahan bisa dengan cara membeli 1 buah flysheet seharga Rp 100.000 - Rp 150.000,-, jadi total pengeluaran tidak akan lebih dari Rp 500.000,-.

Tenda-tenda jenis ini juga kurang begitu kuat menahan badai di gunung. Ya, bisa dibilang ada harga ada kualitas. Karenanya, jika menggunakan  tenda-tenda tersebut di atas, sangat disarankan untuk mendirikan tenda di tempat yang terlindungi dari angin, seperti di balik tebing, dekat gua, atau dekat rerimbunan pohon.

Contoh Penggunaan Penambahan FlySheet di Atas Tenda
Demikian, semoga bermanfaat ya temans. Kalau teman sekalian punya rekomendasi merk tenda yang harga nya di bawah 500K boleh kasih tau aku di kolom komentar ya :)

Terimakasih sudah mampir..

Monday, 17 December 2018

Cerdas dan Bahagia dengan Stimulus Motorik Bersama Monde Boromon

Semua yang sudah jadi ibu pasti setuju, bahwa setiap kebersamaan bersama si kecil adalah momen yang berharga. Melihat anak tumbuh dan berkembang dengan sehat, sudah pasti menjadi suatu kebahagiaan tersendiri.

Kalau melihat perkembangan anak itu kok ya rasanya cepet banget. Kayanya baru aja kemarin lahir, masih berupa bayi kecil mungil, merah, belum bisa apa-apa, cuma bisa nangis, tau-tau hari ini sudah lincah aja. Sudah bisa lari-lari, sudah bisa diajak bicara, sudah bisa acak-acak rumah.

Memang, di 1000 hari pertama kehidupannya, otak dan motorik anak berkembang begitu cepat. Masa-masa dimana anak sedang hebat-hebat nya menyerap berbagai informasi dan menirukan berbagai ucapan, maupun gerakan dan aktifitas.

Tentu saja hal ini perlu dimanfaatkan oleh kita sebagai orangtua, untuk memberinya berbagai stimulus agar perkembangan motorik nya sesuai dengan usianya.

Tentang Sistem Motorik
Menurut teori yang pernah saya baca, sistem motorik terbagi menjadi dua;

Motorik Kasar, atau Gross Motor Skill, menurut Bambang Sujiono, di dalam modul nya yang berjudul "Hakikat Perkembangan Motorik Anak", motorik kasar adalah kemampuan yang membutuhkan koordinasi sebagian besar bagian tubuh anak. Gerakan motorik kasar melibatkan aktivitas otot-otot besar seperti otot tangan, otot kaki, dan seluruh tubuh anak. Contohnya seperti berjalan, lompat, menendang, mengangkat barang, memanjat.

Motorik Halus atau Fine Motor Skill, menurut Astati di dalam buku nya yang berjudul "Pengembangan Motorik Halus Anak", motorik halus adalah gerak yang hanya menggunakan otot-otot tertentu saja dan dilakukan oleh otot-otot kecil yang memutuhkan koordinasi gerak dan daya konsentrasi yang baik. Contohnya seperti melipat, memasukkan kelereng, menutup botol, menggenggam benda-benda kecil.

Apa yang Saya Lakukan untuk Melatih Motorik Anak
Stimulasi motorik sangatlah penting dilakukan. Stimulasi berpengaruh terhadap perkembangan otak dan kecerdasan anak. Setiap anak memiliki kecerdasan yang berbeda-beda, bergantung pada aspek genetik, asupan nutrisi, dan termasuk stimulus. Kurangnya stimulasi pada anak akan berdampak pada penyimpangan tumbuh kembang bahkan gangguan yang menetap.

Saya hanyalah ibu biasa, bukan seorang ahli parenting, atau ahli tumbuh kembang. Tapi saya mencoba untuk menerapkan beberapa metode, agar perkembangan motorik kasar dan halus nya sesuai dengan usia nya.

Mulai dari usia baru lahir, saya menerapkan kegiatan tummy time. Sehari cukup 3-5 menit saja, begitu terus saya terapkan sampai pada usia 4 bulan dia sudah bisa guling-guling sendiri. Kemudian saya stimulus dengan memberi contoh agar dia bisa merayap, lalu merangkak, sampai bisa berjalan.

Saat usianya 1 tahun, saya melatih dia untuk membawa makanan nya sendiri (yang tentunya sudah saya siapkan di piring), lalu membiarkannya makan sendiri, tidak disuapi. Berantakan? Pasti. Setelah makanan nya habis, saya akan meminta tolong untuk menyimpan kembali piring nya di dapur (di tempat yang mudah dia jangkau tentunya), lalu meminta nya untuk mengambil sapu. Oke, kalau urusan sapu-sapu mending saya aja lah ya yang kerjain, biar ga makin berantakan.


Makan Sendiri, selain melatih motorik halus, juga membiasakan mandiri sejak dini
Menciptakan Momen Berharga dengan Stimulus Motorik bersama Boromon
Nah, di usia nya sekarang yang menginjak 2 tahun, saya rasa saya perlu menciptakan satu aktifitas yang semoga saja bisa jadi momen berharga bagi kami berdua, (eh, bertiga deng, sama bapaknya ๐Ÿ˜). Tentunya aktifitas yang kami lakukan ini dalam rangka melatih motorik kasar dan halus nya.
Sebetulnya, saya pengen banget kaya ibu-ibu lain di luar sana yang membelikan berbagai mainan atau alat stimulus lainnya yang bisa membantu merangsang motorik si kecil. Tapi apa mau dikata, ketika saya sengaja membelikannya mainan, dia malah lebih tertarik memainkan baskom, gayung, gelas plastik, ember, sampai galon dan jerigen air pun dia mainkan. Lalu mainan-mainan yang saya beli tergeletak diacuhkan begitu saja, seperti chat yang tidak pernah dibalas si doi. Satu-satunya mainan yang dia suka cuma mobil-mobilan.


See? Dia lebih senang mainin wadah kerupuk sampai isinya tumpah-tumpah.
Baiklah, nak.

Bagaimana kalau kita pergi beraktifitas di luar ruangan saja?

Ternyata anak ini girang banget begitu dilepas ke alam rimba, lalu dia bermain bersama satwa-satwa. Engga, deng, cuma ke kebun dan taman komplek depan rumah aja. Tapi menurut kami ini adalah momen yang berharga, karena dia bisa eksplor segalanya di luar, tapi masih bisa terpantau kalaupun saya berada di dalam rumah.

Apa yang dilakukannya?
Mengambil batu kerikil, lalu melempar nya ke genangan air. It's okay. Sisi positif yang saya lihat adalah dia bisa belajar mengenggam dan merasakan permukaan kerikil. Tenang, kegiatan ini selalu saya pantau agar tidak kebablasan.



Bermain bola. Dia sangat menikmati permainan ini. Walaupun cara mainnya sederhana, hanya sekedar melempar atau menendang, tapi kegiatan ini bisa melatih motorik kasar pada tangan dan kakinya.

Memanjat. Hmm, mungkin ini kegiatan paling ekstrim untuk anak usia 2 tahun. Pasti akan ada yang kontra dengan ini. Jujur buk ibuk, saya hanya menstimulasi nya dengan kata, "ayo naik.." eh tau nya dia beneran naik. Tenang tenang.. saya awasi kok, saya tidak akan lengah walau se-detik pun di acara panjat-memanjat ini. Kegiatan memanjat dan menuruni tangga bukan hanya melatih motorik kasar nya saja, tapi juga melatih keseimbangan tubuh.

Saya awasi terus kok...
Capek pasti main-main di luar, apalagi dia cenderung aktif ketika di luar ruangan, sampai manjat-manjat, untung pohon mangga tetangga ga dia panjatin juga. Supaya perutnya ga kosong-kosong amat, saya selingi dengan cemilan.

Kebetulan, produk kue favorit saya, Monde, juga punya varian cookies yang cocok untuk anak-anak seusia anak saya. Namanya Monde Boromon Cookies. Monde Boromon Cookies terbuat dari sari pati kentang dan gluten free. Kandungan DHA dan madu yang ada di dalam Monde Boromon Cookies bermanfaat dalam meningkatkan daya tahan tubuh dan meningkatkan kecerdasan otaknya.


Bentuknya yang bulat-bulat kecil, mampu melatih motorik halus pada jari jemarinya saat anak menggenggam, menjepit, dan memasukkannya ke dalam mulut. Begitu masuk ke dalam mulut, cookies ini langsung meleleh, mudah dikunyah, saya jadi tidak khawatir anak saya keselek. Hal ini juga bisa membantu Si Kecil mengeksplorasi rasa, bentuk, tekstur serta kemampuan untuk makan.

Desain packaging nya juga lucu banget ga sih. Gemes gitu sama gambar kartunnya dan juga warna box nya. Dari segi kemasan juga cukup higienis. Satu box Monde Boromon Cookies berisi 6 sachet. Ukuran sachet nya ergonomis dan mudah digenggam oleh anak. Selain itu, kemasan sachet ini menjadikan cookies ini praktis, jika ingin dibawa saat travelling, tidak memakan banyak tempat dan bisa dibawa seperlunya saja.


Anak saya suka. Ibu nya lebih suka lagi. Hehehe. Mungkin Monde Boromon Cookies ini akan jadi cemilan favorit bagi kami berdua.

Ah, sepertinya main-main di luar rumah sambil membawa Monde Boromon Cookies akan jadi momen berharga kami. Karena dari sini saya juga belajar bahagia yang sederhana dari seorang anak. Tak perlu bepergian yang jauh, karena yang terpenting adalah kualitas waktu yang diberikan bersama anak.


Monday, 10 December 2018

Mengenal Energi Terbarukan Part 2: Pembangkit Listrik Tenaga Laut

Artikel ini adalah lanjutan dari artikel saya yang pertama dengan judul Mengenal Energi Terbarukan Part 1: PLTS. Jika di artikel sebelumnya saya membahas tentang pembangkit listrik dari energi matahari, maka di artikel ini saya akan membahas tentang pembangkit listrik yang berasal dari laut.

Iya, benar, kalian ga salah baca. Ternyata lautan yang luasannya lebih besar daripada daratan bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik. Lalu, bagaimana caranya?

Ombak dan Pasang Surut Laut
Siapa di sini yang hobi jalan-jalan ke pantai? Atau sering bepergian menggunakan kapal laut? Pasti teman-teman sering melihat gelombang cinta laut yang menggulung membentuk ombak. Tapi, pernah terfikirkan ga, ombak laut ini bisa dimanfaatkan untuk menjadi sumber energi listrik?

Hehe, samaa.. saya juga ga kepikiran. Sampai akhirnya saya bekerja di perusahaan yang memang bergerak di bidang energi terbarukan. Project pertama saya adalah mendesain beberapa simulator untuk praktikum di salah satu universitas negeri di pulau Bintan, kepulauan Riau. Salah satunya ya simulator pembangkit listrik tenaga ombak laut ini.

Awalnya saya kaget, memang ada ya, pembangkit listrik tenaga ombak laut? Unsur apanya yang diambil ya yang bisa dijadikan listrik? Kemudian saya mencari beberapa referensi.

Oke, jadi seperti inilah kira-kira gambaran proses terbentuknya energi listrik dari gerakan ombak dan pasang surut laut.

1. Modul Turbin
Air laut yang bergerak akibat pasang surut ataupun gelombang yang membentuk ombak, kemudian dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin. Turbin ini memang sengaja ditanam di dalam laut. Prinsipnya hampir sama dengan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (Angin). Turbin ini kemudian dihubungkan dengan generator. Turbin yang bergerak, otomatis juga akan menggerakkan generator. Generator ini lah yang kemudian bisa menghasilkan listrik.

Sumber: http://www.alternative-energy-news.info/technology/hydro/tidal-power/
2. Modul Oscillating
Prinsipnya hampir sama dengan modul turbin tadi. Hanya saja, prosesnya terjadi dua kali. Terdapat ruang udara yang memang sengaja dibuat pada pembangkit listrik tenaga pasang surut laut yang menggunakan modul oscillating ini.

Air laut yang bergerak akibat peristiwa pasang surut, sengaja diarahkan menuju ruang kosong berisi udara. Terjangan air kemudian akan memampatkan udara di dalam ruangan ini. Udara yang dimampatkan akan menggerakkan turbin. Turbin kemudian secara otomatis akan menggerakan generator, yang pada akhirnya akan menghasilkan energi listrik.

Sumber: Jurnal Feasibility Study on Tidal and Wave Energy Conversion in Iranian Seas
3. Modul Pelamis
Terakhir, pembangkit listrik tenaga ombak laut memanfaatkan hukum Faraday tentang induksi elektromagnetik. Pelamis sering disebut juga sebagai "huge snake" karena bentuknya memang seperti ular. Pelamis yang terbuat dari pipa baja ringan ini, sederhana nya berisi batang magnet. Ombak yang terjadi di permukaan laut akan menggerakan si ular raksasa ini. Ular raksasa yang bergerak akan secara otomatis menggerakan batang magnet yang ada di dalamnya. Magnet yang bergerak akan menciptakan induksi elektromagnetik, yang pada akhirnya akan menghasilkan listrik.

Sumber: www.pacw.org
Belum Ada di Indonesia
Sayangnya, energi terbarukan yang bersumber dari laut ini keberadaannya masih belum ada di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Biaya pembuatan alat pembangkit yang cukup mahal, serta karakteristik ombak di lautan Indonesia yang jarang sekali dilakukan penelitian, diduga menjadi faktor utama belum adanya pembangkit listrik tenaga ombak laut ini.

Ditambah lagi, dengan perlunya rancangan khusus pada turbin yang ditanam di dalam laut. Rancangan yang dikhususkan dan diperhitungkan agar turbin ini tidak melukai biota laut seperti ikan dan makhluk hidup laut lainnya.

So, teman-teman sekalian, adakah yang tergerak hatinya untuk mewujudkan salah satu sumber energi terbarukan satu ini?






Sebuah kiriman dibagikan oleh Afifah Nurul Haq (@afifahhaq) pada


Sunday, 2 December 2018

Tips Merawat Kulit Bayi dengan Mustela #ApaJenisKulitBayimu

Buat saya, kulit adalah aset, karenanya ia perlu dirawat dan dijaga agar kondisinya tetap sehat. Sama hal nya seperti anggota tubuh lain, kulit juga perlu pelindungan dan perawatan bahkan sejak usia anak baru lahir.

Eits, jangan salah. Perawatan kulit sejak dini banyak manfaatnya loh. Apalagi bayi dan anak sangat rentan mengalami masalah kulit seperti kulit kemerahan, ruam popok, ruam ASI, kulit kering, dan masalah-masalah kulit lainnya yang perlu penanganan khusus.

Sabtu, 17 November 2018 lalu, saya mengikuti fun talkshow bersama Mustela yang mengangkat tema perawatan dan jenis kulit pada bayi. Acara kali ini sangat menarik dan banyak sekali ilmu yang saya dapat dari narasumber ibu dr. Intan Diana Sari dan bapak Mohamad Nurhadi.


Mengapa Kulit Bayi Sering Bermasalah?
Sekilas, kulit bayi terlihat sangat lembut, namun sebenarnya kulit bayi amatlah sensitif, perlu dilindungi dan harus diperkuat. Riset membuktikan bahwa beberapa penyebab yang menjadikan kulit bayi sering bermasalah adalah:
  • Di usia 0-2 tahun, kulit bayi masih belum terbentuk sempurna.
  • Kulit bayi juga cenderung kering di usia 0-2 tahun
  • Stemcell atau kekayaan sel sangat tinggi, namun karena faktor luar, jumlahnya cenderung menurun di usia 0-2 tahun
  • Bayi terlahir dengan berbagai jenis kulit yang berbeda.
Jenis Kulit Bayi
Secara umum, ada 3 jenis kulit bayi dengan ciri yang berbeda.
  1. Kulit Normal, memiliki ciri kulit yang lembab, lembut, dan bersih.
  2. Kulit Kering, dengan ciri kulit yang kasar, bersisik, bahkan kadang terkelupas.
  3. Kulit Atopik, adalah jenis kulit dengan masalah yang cukup serius, karena jenis kulit ini ditandai dengan gatal, sangat kering, bahkan sampai muncul bercak merah.
Untuk itulah, sangat penting bagi kita sebagai orangtua untuk tahu apa jenis kulit bayi kita. Perawatannya pun harus disesuaikan dengan masing-masing jenis kulit.

Melihat dari ciri-ciri kulit yang disebutkan di atas, saya tahu bahwa anak saya termasuk jenis kulit yang normal, ditandai dengan kondisi yang lembut, lembab, dan bersih, tidak ada kemerahan atau kulit yang terkelupas.

Memilih Rangkaian Perawatan Kulit untuk Bayi
Langkah selanjutnya setelah mengetahui jenis kulit bayi adalah memilih produk perawatan kulit yang tepat, yang sesuai dengan jenis kulit bayi kita. Saya termasuk orangtua yang agak selektif terhadap pemakaian produk untuk  bayi, apalagi yang berkenaan dengan perawatan kulit.

Produk perawatan kulit bayi yang ideal harus terjamin keamanannya terutama bagi bayi yang baru lahir. Keamanan produk bisa dilihat dari efikasi nya yang teruji secara klinis, di bawah pengawasan dokter. Dari segi komposisi produk, sebaiknya memilih produk yang mengandung bahan alami, 0% alkohol dan 0% paraben.

Dari semua ‘standar’ keamanan produk yang disebutkan tadi, Mustela memiliki semuanya. Mustela mengandung bahan aktif Avocado Perseose yang ada di setiap varian.

Avocado Perseose adalah bahan aktif alami yang diambil dari alpukat. Bahan aktif ini bersifat biomimteic, yang berarti struktur nya serupa dengan kulit bayi. Avocado Perseose memiliki 3 manfaat penting:
  • Melindungi dan menguatkan kulit bayi
  • Menjaga kelembaban kulit bayi
  • Menjaga kekayaan sel kulit bayi
Rangkaian Produk Mustela untuk Jenis Kulit Normal
Saya jatuh cinta sekali dengan seluruh rangkaian produk Mustela ini. Produk nya lumayan lengkap, mulai dari perawatan kulit badan, rambut, bahkan sampai ke wajah.

  • Mustela Bebe Gentle Cleansing Gel, adalah produk pembersih 2 in 1 untuk kulit badan dan rambut bayi. Fungsinya adalah membersihkan dan merawat kulit bayi agar tidak mudah iritasi. Formula nya aman bahkan untuk bayi yang baru lahir, tidak menyebabkan pedih di mata, dan yang terpenting adalah bebas sabun/detergen. Kemasan nya tersedia dala 2 ukuran: 500ml untuk persediaan di rumah, dan kemasan 200ml untuk dibawa traveling.
  • Mustela  Bebe Gentle Shampoo, adalah produk pembersih untuk rambut yang ideal digunkan setiap hari. Shampo ini berguna untuk merawat pertumbuhan rambut bayi agar lebih sehat dan tidak mudah kusut. Formula nya tidak pedih di mata, aman untuk bayi baru lahir, dan mudah dibilas.
  • Mustela Multi Sensory Bubble Bath, adalah produk pembersih kulit bayi yang bisa menstimulasi sensorik bayi dengan busa tanpa membuat kulit bayi menjadi kering dan disertai dengan wangi yang lembut. Formula nya tidak pedih di mata, dan aman untuk bayi baru lahir.
  • Mustela Hydra Bebe Body Lotion, produk pelembap kulit bayi yang mampu menjaga kulit bayi lembap lebih lama. Lotion ini sering saya aplikasikan pada kulit anak setelah mandi, berfungsi untuk memperkuat lapisan kulit bayi dan membuta kulit bayi menjadi lebih kenyal dan halus.
  • Mustela Hydra Bebe Facial Cream, adalah produk perawatan kulit wajah bagi bayi, aman digunakan untuk bayi baru lahir. Facial cream ini bisa melembapkan dan menghaluskan kulit wajah secara langsung dapat bertahan lama. Bisa digunakan setiap hari untuk memperkuat kulit wajah agar terhindar dari iritasi dan ruam ASI.
  • Mustela Barrier Cream, adalah produk yang berfungsi untuk mengatasi dan merawat kulit bayi yang mengalami iritasi karena ruam, baikitu ruam popok, atau pun ruam ASI. Produk ini bebas parfum, dan 98% alami, sehingga produk ini harus dimiliki bagi semua orangtua yang mempunyai bayi.
Dari sekian jenis/varian produk perawatan Mustela, yang paling saya suka adalah Mustela Hydra Bebe Facial Cream dan Mustela Barrier Cream. Facial Cream nya sangat bagus, karena begitu diaplikasikan pada kulit wajah anak saya, hasilnya kulit wajah anak saya jadi lebih kenyal, terlihat lebih bersih dan segar, dan efek halus serta kenyal nya tahan lama.

Mustela Barrier Cream nya pun sangat ampuh mengatasi kemerahan di kulit anak saya. Tidak sampai 3 hari, kemerahan di kulit anak saya hilang tak berbekas.


Dimana Bisa Mendapatkan Mustela?
Mustela bisa didapatkan secara offline dengan mengunjungi toko Guardian, Viva Generic, Century, dan Watsons. Atau, bisa juga dibeli secara online melalui Mothercare, Orami.co.id, dan JD.ID.
Untuk info lebih lengkap, yuk kunjungi social media Mustela. Kita  bisa mendapatkan info seputar kesehatan dan perawatan kulit bayi, info promo, giveaway dan keseruan-keseruan lainnya di:
Website                       : www.mustela.co.id
Instagram                    : @mustelaindonesia
Facebook                     : Mustela Indonesia

Nah, aku sudah tahu apa jenis kulit bayi ku dan bagaimana perawatan yang tepat, kalau Moms, sudah tahu belum #ApaJenisKulitBayimu?

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done