June 2019 - Afifah Haq
News Update
Loading...

Monday, 24 June 2019

Tips Menghilangkan Bekas Luka pada Anak

Buibuuk, yang punya anak usia balita, apalagi anak nya laki-laki, pasti ngerasain deh pengalaman anak tiba-tiba jatuh, kepeleset, kena cakaran kucing, atau bahkan ga ketahuan kenapa, tau-tau tangan nya atau kaki nya berdarah. Sebetulnya bagi saya, ini hal biasa, ya tapi jangan dibiarkan juga sih.

Beberapa waktu lalu, saya melihat anak saya kok agak aneh jalannya. Sering jinjit dan seperti kesakitan. Saya coba cek kaki nya. Saya kaget, karena ternyata ada luka di telapak kaki nya. Entah karena apa dan kapan kejadiannya, saya tidak tahu. Kemungkinan besar terjadi saat saya sedang mengerjakan tugas lain sementara anak saya main sendirian.

Segera saya bersihkan luka nya dan saya beri obat penyembuh luka. Esok harinya Alhamdulillah luka nya sudah kering. Saya fikir, kalau sudah kering artinya sudah sembuh, jadi tidak perlu saya obati lagi.


Namun ternyata, bekas luka itu masih ada padahal sudah seminggu lamanya. Kalau sudah begini, ya ga bisa dibiarkan lagi, karena bekas luka yang kering itu biasanya akan terasa gatal. Kalau sudah gatal, saya khawatir anak saya akan menggaruk bekas luka yang sudah kering itu, takut nanti terkelupas dan berdarah lagi jadinya.

Bagaimana Bekas Luka Terjadi

Sebenarnya, bekas luka adalah hal alami yang terjadi saat proses penyembuhan luka. Bekas luka ditandai dengan warna kulit yang lebih gelap daripada bagian kulit lainnya. Hal ini disebabkan oleh kerusakan dan perbaikan jaringan kulit.

Ketika kulit menderita luka, jaringan ikat yang terdiri dari sel-sel kolagen dikirim oleh tubuh untuk menutupi area yang rusak. Sel-sel kolagen kemudian memperbaiki dan memulihkan kulit selama beberapa hari, tergantung kedalaman luka dan jenis luka nya. Sementara pemulihan kulit ini terjadi di bawahnya, lapisan atas mengering, membentuk lapisan penutup yang kasar, kering, dan gelap.

Merawat dan Menghilangkan Bekas Luka

Perawatan pada bekas luka adalah hal yang penting, apalagi jika bekas luka tersebut terbentuk di area yang nampak, seperti di bagian wajah dan lengan. Selain karena fungsi estetika, bekas luka perlu dirawat untuk memberikan kenyamanan, terutama pada anak-anak.

Ada banyak sekali cara perawatan dan menghilangkan bekas luka pada anak. Mulai dari cara alami, pemberian krim steroid, hingga perawatan khusus oleh dokter. Semua itu bergantung pada jenis luka dan kedalaman luka nya.

Untuk kasus anak saya ini, saya lebih memilih untuk menggunakan krim pemudar bekas luka saja. Krim pemudar bekas luka yang saya pilih haruslah mengandung bahan alami dan bebas steroid agar tidak memiliki dampak negatif, mengingat kulit anak lebih sensitif daripada kulit orang dewasa.
Laderma, Krim Pemudar Bekas Luka

Awal mula tahu soal Laderma itu dari kawan saya. Waktu itu yang saya tahu, Laderma adalah produk skincare yang bisa menghilangkan bekas jerawat. Setelah saya riset lebih dalam, ternyata Laderma ini bisa menghilangkan berbagai jenis bekas luka, dan aman untuk bayi dan anak-anak.

Akhirnya saya pakaikan krim ini ke bekas luka anak saya. Saya oles tipis-tipis secara merata ke bekas luka nya. Ideal nya memang dioleskan teratur minimal 3x sehari, tapi karena bekas luka anak saya ada di telapak kaki, jadi saya curi-curi waktu saat dia tidur siang dan tidur malam.

Laderma dikemas dalam tube plastik 8ml. Body tube nya berwarna putih dan tutup nya berwarna silver. Begitu tutupnya dibuka, kita akan menemukan ujung kemasan yang berbentuk kerucut kecil yang berfungsi sebagai output produk. Saya suka dengan desain ujung kemasan nya, karena lubang tempat keluar produk dibuat kecil, sehingga penggunaan krim Laderma bisa digunakan secara optimal, sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan.  Krim nya berwarna putih, tidak berbau dan juga tidak wangi. Teksturnya krim nya juga pas, tidak terlalu kental dan juga tidak terlalu cair.


Kandungan Laderma

Ini dia hal yang jadi pertimbangan ketika saya memilih Laderma untuk memudarkan bekas luka anak saya. Laderma memiliki 3 bahan alami aktif yang efektif memudarkan bekas luka.
  • Aruba Aloe Vera, adalah jenis Aloe Vera yang hanya tumbuh di kepulauan Karibia yang kering dan gersang. Aruba Aloe Vera dikenal memiliki konsentrat aktif yang superior. Laderma menggunakan Aruba Aloe Vera yang diproses dengan segar dan tidak dibeku-keringkan. Aruba Aloe Vera berfungsi untuk mengurangi iritasi kuilt, membuang sel kulit mati dan melindungi sel kulit baru, serta meningkatkan produksi kolagen yang dapat mempercepat proses penyembuhan kulit.
  • Jojoba Oil, sifatnya mudah meresap ke kulit, berfungsi untuk meredakan, melembapkan, dan memperbaiki kerusakan pada jaringan kulit.
  • Vitamin C dan E, sebgai anti oksidan untuk melindungi jaringan kulit. Vitamin C dan E jug berperan untuk memperbaiki kulit yang rusak dan meningkatkan produksi kolagen.
Keunggulan Laderma

Berikut ini adalah alasan mengapa Laderma bisa menjadi pilihan untuk memudarkan bekas luka si kecil:
  • Formula Laderma sudah teruji klinis oleh spesialis luka di Eropa
  • Bahan aktif alami dan aman
  • Menggunakan 100% Aruba Aloe Verba segar
  • Tidak mengiritasi kulit
  • Bebas pewangi dan silicon
  • Tidak mengandung pemutih
  • Aman digunakan oleh bayi dan anak
  • Meredakan gatal pada bekas luka dan gigitan nyamuk
Laderma Memudarkan Bekas Luka Semudah 1-2-3

Laderma bekerja pada permukaan kulit sekaligus memperbaiki kerusakan kulit dari dalam. Diformulasikan dengan teknologi Active Triple Repair, Laderma bekerja dalam tiga langkah:
  1. Melembapkan, Laderma memberikan efek melembapkan yang instan setelah pemakaian.
  2. Melindungi, kandungan bahan aktif alami nya melindungi bekas luka dari rasa gatal, kemerahan, dan mencegah timbulnya keloid.
  3. Memudarkan, Laderma memperbaiki jaringan kulit dan memudarkan bekas luka.
Laderma bisa digunakan untuk luka bekas cacar, bekas luka karena alergi, bekas cakaran, dan bekas gigitan nyamuk.

Hasil

Ini adalah perubahan yang terlihat setelah kurang lebih 1,5 minggu pemakaian Laderma pada bekas luka si kecil. Menurut klaim dari Laderma sendiri, bekas luka akan benar-benar memudar pada 8 minggu pemakaian untuk luka baru. Sedangkan pada luka lama, kurang lebih selama 3-4 bulan.


Tempat Pembelian Laderma

1 pcs Laderma ukuran 8ml seharga kurang lebih Rp 100.000,- bisa kita dapatkan dengan mudah di Guardian, Viva Generic, Century, Watsons, dan Baby Shop terdekat. Untuk informasi lebih lanjut, yuk simak info selengkapnya di website resmi dan akun media sosial resmi Laderma.

Website: www.laderma.co.id
Instagram: @ladermaindonesia


Monday, 17 June 2019

Vitamin dan Nutrisi dalam Kehamilan




Vitamin adalah suatu zat kompleks yang diperlukan untuk membantu proses kegiatan tubuh dan juga sebagai pengatur. Tubuh memerlukan vitamin untuk keberlangsungan hidup. Kekurangan vitamin akan menyebabkan kita rentan terhadap berbagai macam penyakit.

Sejatinya, cara terbaik untuk mendapatkan vitamin dan mineral adalah dari makanan yang kita makan, tetapi ketika kita hamil, kita akan perlu mengkonsumsi beberapa suplemen juga. Ibu hamil membutuhkan lebih banyak nutrisi untuk memastikan tumbuh kembang janin sesuai. Terkadang, beberapa vitamin dan suplemen untuk melengkapi nutrisi ibu dan janin sulit didapatkan dari makanan.

Zaman sekarang, kita bisa mendapatkan multivitaminibu hamil paling lengkap dengan mudah baik secara online di goaptik.com, apotek terdekat, supermarket, atau datang langsung ke dokter. Dokter mungkin bisa meresepkannya untuk kita, sesuai dengan kebutuhan.

Berikut terdapat beberapa vitamin dan nutrisi yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil :

Zinc

Zinc adalah komponen dari berbagai enzim yang membantu menjaga integritas struktural protein dan membantu mengatur ekspresi gen. Mendapatkan zinc yang cukup adalah hal yang sangat penting untuk pertumbuhan sel yang cepat yang terjadi selama kehamilan. Kebutuhan rata-rata zinc selama kehamilan adalah 9mg / hari, tetapi beberapa wanita akan membutuhkan sebanyak 11mg / hari atau lebih.

Zinc pada ibu hamil berfungsi dalam pembentukan DNA, meningkatkan metabolisme tubuh, dan menghindari kelainan pada kehamilan.  Beberapa makanan yang mengandung zinc ada di daging tanpa lemak, sereal gandum, susu, makanan laut, kacang-kacangan dan kacang-kacangan.

Source: Pixabay
Vitamin D

Ibu hamil membutuhkan vitamin D untuk menjaga tulang kita sehat dan memberi bayi kita cukup vitamin D untuk beberapa bulan pertama kehidupannya. Vitamin D mengatur jumlah kalsium dan fosfat dalam tubuh, dan ini diperlukan untuk membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi. Terlalu sedikit vitamin D dapat menyebabkan tulang anak-anak melunak dan dapat menyebabkan rakitis (penyakit yang mempengaruhi perkembangan tulang pada anak-anak).

Hanya sedikit makanan yang mengandung vitamin D, seperti ikan berminyak, dan beberapa sereal. Sumber vitamin D terbaik adalah radiasi UV dari sinar matahari. Jumlah waktu yang Kita butuhkan di bawah sinar matahari untuk membuat cukup vitamin D berbeda untuk setiap orang, dan tergantung pada hal-hal seperti jenis kulit, waktu hari dan waktu dalam setahun. 

Bagi kebanyakan wanita, sinar matahari setiap hari dikombinasikan dengan suplemen kehamilan yang mengandung 400 iu vitamin D akan cukup. Namun, jika kadar vitamin D Kita rendah, dokter Kita akan memberikan kita resep vitamin D lebih banyak.

Suplemen Multivitamin

Terlepas dari vitamin-vitamin diatas, yang terbaik adalah mendapatkan nutrisi dari diet yang sehat yang mengandung multivitamin ibu hamil dengan DHA tinggi. Multivitamin yang tidak dirancang untuk kehamilan harus dikonsumsi dengan hati-hati karena ada hal yang berbahaya yang terkait dengan dosis nutrisi yang berlebihan seperti Vitamin A, D dan B6.


Asal SEO

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done