Jangan Anggap Sepele, Ini Bahaya Ruam Popok pada Bayi, Yuk Konsultasi ke Dokter Sekarang!

MAKUKU SAP Diapers Slim

Fatih dan Maryam, keduanya pernah mengalami drama ruam popok. Fatih pernah ruam popok karena tak cocok dengan salah satu merk diapers. Area kemaluannya merah dan iritasi.

Paling parah, saat dia kena diare akut. Waktu itu, hampir tiap 2 jam sekali Fatih diare dan saya agak kewalahan saat mengganti popoknya. Jadinya saya kurang maksimal waktu membersihkan bekas pup nya. Akhirnya kena ruam popok lagi deh.

Tiap saya basuh pantatnya, dia menangis sejadi-jadinya. Duh, terpotek hati saya tiap lihat dia menangis sambil menjerit.

Pun sama halnya dengan Maryam, anak ke dua saya. Awalnya Maryam selalu menolak tiap kali cebok. Setelah dilihat, bagian kemaluannya ruam kemerahan. Penyebabnya pun sama, karena tak cocok dengan diapers yang dipakai.

Fakta: Ruam Popok Ternyata Dialami Lebih dari 50% Bayi


Popok dan bayi adalah dua hal yang tak terpisahkan. Namun ibarat pedang bermata dua, popok bisa jadi penenang bagi bayi, tapi juga bisa jadi penyebab bayi menjadi rewel.

Diantara sekian banyak permasalahan kulit pada bayi, ruam popok adalah kasus permasalahan kulit bayi yang paling sering dijumpai. Kenapa sih dinamakan ruam popok? Karena, gangguan kulit ini terjadi di area yang tertutup popok, yaitu di sekitar kemaluan, pangkal paha bagian dalam, dan bagian bokong.

Fakta yang terjadi, lebih dari 50% bayi akan mengalami setidaknya satu kali masa dermatitis popok iritan selama fase pemakaian popok. Kejadian ruam popok paling banyak ditemukan pada bayi berusia 9-12 bulan.
 
Angka diaper rash pada bayi yang menggunakan popok meningkat dari 7,1% hingga 61%. Penelitian di Inggris menemukan 25% dari 12.000 bayi mengalami ruam popok. Sedangkan menurut laporan journal of pendiatrics terhadap 54% bayi berumur 1 bulan mengalami diaper rash setelah memakai popok.

Ini Dia Bahaya Ruam Popok, Segera Bawa ke Dokter Jika Mengalami Hal Ini


Ruam popok ditandai dengan adanya warna kemerahan meradang di sekitar area yang tertutupi popok, disertai dengan kulit yang bersisik, bahkan melepuh, gatal dan perih pada kulit bayi.

Dampak dari pemakaian popok sekali pakai adalah kelembapan yang meningkat akibat tumpukan air seni atau tinja. Hal ini jadi tempat paling menyenangkan bagi bakteri dan jamur untuk berkembang biak lalu kemudian menyebar.

Dari sinilah, iritasi kulit terjadi. Awalnya ditandai dengan kulit yang kemerahan, bahkan bisa menjadi radang kulit (dermatitis). Jika bagian pantat sudah teritiasi, maka akan cepat menyebar menuju area kemaluan dan pangkal paha.

Akibatnya, infeksi sekunder terjadi di daerah tersebut. Bayi pun akan rewel karena merasa kulitnya gatal, perih, dan panas. 

Dampak paling buruk dari kejadian ruam popok selain membuat kesehatan kulit bayi terganggu juga mengakibatkan gangguan pertumbuhan bayi. Loh, kok bisa?

Bisa, karena bayi yang mengalami ruam popok akan merasa tak nyaman dan hal ini akan mengganggu proses menyusu serta tidurnya. Akhirnya, berat badan bayi pun mengalami penurunan.

Bahaya ruam popok pada bayi


dr. S.T. Andreas Cristan Leyrolf, M.Ked (Ped), Sp.A, dokter spesialis anak menjelaskan, “Pada umumnya, bayi perlu mengganti popok setiap 3-4 jam sekali. Hal ini untuk menghindari kontak yang terlalu lama dengan urin dan feses yang dapat meningkatkan pH basa pada kulit.  Namun, bayi sering merasa tidak nyaman ketika popok yang digunakan terasa penuh dan bocor sebelum waktu mengganti popok. Kondisi ini menyebabkan bayi lebih mudah rewel dan terbangun. Ketika bayi mengalami gangguan saat tidur, maka Ibu juga otomatis akan mengalami hal yang sama karena harus kembali menidurkan bayi.”

Kita sebagai orangtua perlu jeli dan peka melihat masalah ruam popok bayi ini. Jika sampai timbul merah-merah disertai dengan lecet atau melepuh seperti bisul air, tandanya ruamnya sudah akut. Sebaiknya segera lakukan konsultasi ibu dan anak ke dokter ya Moms.

MAKUKU Bersama 10 Rumah Sakit Berikan Konsultasi Kesehatan Gratis Bagi Ibu Dan Bayi di 10 Kota Besar Indonesia


Untuk mendukung kesehatan bayi di masa pertumbuhan, MAKUKU berkolaborasi dengan 10 rumah sakit dengan mengadakan konsultasi kesehatan gratis. Program ini diperuntukkan untuk mengedukasi Ibu mengenai masalah ruam popok bayi dan didampingi langsung oleh dokter spesialis anak dan spesialis kulit. Di sana, ibu bisa melakukan tanya dokter gratis.

Selain itu, MAKUKU juga akan memberikan popok gratis, khusus bagi setiap ibu yang datang untuk kosultasi dokter gratis di tanggal 16-18 Desember 2022 di 10 Rumah Sakit yang berkolaborasi dengan MAKUKU, yaitu di:

  1. RS St. Carolus Jakarta
  2. RSIA Bina Medika Tangerang
  3. RS Lira Medika Karawang
  4. RS Hermina Pasteur Bandung
  5. RS Hermina Pandanaran Semarang
  6. RSIA Putri Surabaya
  7. RS Mitra Medika Premiere Medan
  8. RSIA Azzahra Palembang
  9. RSIA Bunda Asy Syifa Lampung
  10. RSIA Ananda Makassar

CEO MAKUKU, Jason Lee  mengungkapkan, melalui komitmen yang telah dibangun oleh MAKUKU sejak awal, MAKUKU akan selalu mengupayakan untuk mendampingi para Ibu di Indonesia dalam memberikan yang terbaik bagi bayi.

Melakukan konsultasi dengan ahlinya penting bagi Ibu untuk memastikan pencegahan dan penanganan yang tepat bagi bayi, khususnya dengan masalah ruam popok. Faktanya, lebih dari 50% bayi akan mengalami setidaknya satu kali masa dermatitis popok iritan selama fase pemakaian popok.

MAKUKU berharap program ini akan menjadi langkah awal bagi pemangku kesehatan lainnya untuk terus melakukan edukasi yang tepat bagi para Ibu dalam mendukung kesehatan bayi bagi pertumbuhan yang optimal.

Pentingnya Menjaga Kebersihan Kulit Bayi dan Memilih Produk Popok yang Tepat


Kulit adalah aspek vital yang harus diperhatikan dalam hal higienitas setiap orang termasuk bayi. Seperti yang kita pelajari saat SD di mata pelajaran biologi, kulit adalah pembungkus yang berfungsi melindungi tubuh dari kondisi buruk lingkungan.

Saking vitalnya peranan kulit, maka begitu ada gangguan yang terjadi pada kulit, bisa mengakibatkan berbagai masalah kesehatan. Sebagai organ yang berfungsi sebagai proteksi, kulit memagang peranan penting dalam meminimalkan setiap gangguan dan ancaman yang akan masuk melewati kulit.

cegah ruam popok


Kejadian ruam popok bisa disebabkan oleh banyak faktor. Namun faktor umum dan yang juga terjadi pada Fatih dan Maryam, disebabkan oleh kurangnya higienitas serta ketidakcocokan produk popok dengan kulit mereka.

Setelah punya pengalaman ruam popok di dua anak, saya jadi punya kriteria popok yang ideal untuk pencegahan ruam, yaitu minimal popoknya harus punya daya serap tinggi, berbahan lembut, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

MAKUKU SAP Diapers Slim, Solusi Pencegahan Ruam Popok Anakku


MAKUKU diapers hadir di Indonesia sejak 2020. Dari awal kehadirannya, saya memang sudah lumayan penasaran. Namun saya baru sempat mencoba popok ini di tahun 2021, saat Maryam usianya 10 bulan.

Kesan pertama yang saya dapatkan saat itu, MAKUKU adalah popok yang kualitasnya premium. Dan diantara popok lain, MAKUKU adalah popok pertama yang memiliki struktur inti Super Absorbent Polymer sehingga daya serapnya maksimal.

Maryam cocok sekali dengan popok MAKUKU. Bahannya lembut, cepat menyerap, tidak gembung, dan tidak membuat ruam.

Seiring berjalannya waktu, MAKUKU kini punya beberapa varian. Dan kali ini, saya ingin membahas salah satunya, yaitu MAKUKU SAP Diapers Slim.

Popok tipis daya tampung besar


MAKUKU SAP Diapers Slim, Daya Serap Lebih Maksimal, Cegah Ruam Popok Lebih Maksimal


Seperti namanya, MAKUKU SAP Diapers Slim adalah popok yang mempunyai struktur inti SAP (Super Absorbent Polymer) dengan ketebalan yang sangat tipis, yaitu hanya 1.6 mm saja.

Perlu diketahui bahwa Super Absorbent Polymer adalah kopolimer hidrofilik yang sifatnya sangat mudah sekali menyerap air, bahkan kemampuan menyerap airnya bisa lebih besar daripada ukuran polymer itu sendiri.

review MAKUKU SAP Diapers Slim

Oleh karenanya, MAKUKU SAP Diapers Slim punya keunggulan anti gumpal. Cairan pipis serta pup bayi terserap merata sehingga tidak menimbulkan gembung di satu sisi. Penyebaran yang merata ini juga cegah kebocoran.

MAKUKU SAP Diapers adalah upgrade dari varian MAKUKU sebelumnya, yaitu MAKUKU Air Diapers dengan keunggulan ukuran yang lebih tipis namun kapasitasnya lebih besar. Jika pada MAKUKU Air Diapers daya tampungnya 400ml, maka MAKUKU SAP Diapers ini punya daya tampung hingga 500ml.


Tidak hanya itu saja, MAKUKU SAP Diapers Slim juga punya keunggulan lain, yaitu:

  • Struktur bagian dalam 3D, mengurangi kontak langsung dengan kulit, makin mencegah iritasi kulit
  • Permukaan rongga udara, memungkinkan terjadinya sirkulasi 2 arah, kulit bayi jadi lebih bisa bernafas
  • Indikator urin yang akan berubah warna jika popok mulai penuh. Kita sebagai orangtua bisa memantau kapan bayi harus ganti popok
  • Ada tape pembuang di bagian belakang, memudahkan kita saat membuang ke dalam tong sampah, sampah popok jadi tidak berantakan
  • Khusus ukuran New Born, desain bagian depan berbentuk U, mencegah kontak dengan tali pusar bayi yang belum puput
  • Heat press side, dan anti bocor samping
kelebihan MAKUKU SAP Diapers

konsultasi seputar ruam popok bersama MAKUKU

Review MAKUKU SAP Diapers Slim, Apakah Sesuai Klaim?


Bagi saya, untuk mengetes satu produk popok itu oke atau tidak, biasanya saya lakukan di dua kondisi ini: saat tidur dan saat traveling.

Sudah banyak cerita, termasuk anak saya, yang tidurnya tidak nyenyak hanya karena bayi tak nyaman dengan popok yang dipakainya. Saya sebagai ibu pun tak jarang harus rela terbangun berkali-kali di tengah tidur malam untuk mengganti popok Fatih juga Maryam.

Nah, sekitar seminggu ini, saya pakaikan MAKUKU SAP Diapers Slim ke Maryam. Alhamdulillah selama seminggu itu saya dan Maryam bisa tidur nyenyak karena tak ada drama Maryam rewel karena popoknya tak nyaman.

Maryam ini juga kalau tidur termasuk bayi yang kalau orang Sunda bilang, motah, alias tidurnya muter bak penguasa kasur. Dan bersyukur sekali karena meski Maryam tak bisa diam saat tidur, popoknya sama sekali tidak bocor.

Selanjutnya, saya tes saat bepergian. Kebetulan sekali, beberapa hari lalu, ayah saya jadi pengisi acara di sebuah tempat wisata di daerah Banjaran, kabupaten Bandung. Ayah saya mengajak serta Maryam ke sana.

review pemakaian MAKUKU


Namanya tempat wisata, pasti akan selalu ada wahana-wahana menarik buat Maryam. Maryam yang memang sedang masa-masanya suka bereksplorasi, tak bisa diam. Dia berjalan ke sana kemari memburu rasa penasarannya dengan berbagai hal.

Dan dalam keadaan Maryam yang aktif ini, dia tetap merasa nyaman dengan popok MAKUKU SAP Diapers Slim yang saya pakaikan. Karena ukurannya yang super tipis, membuat gerakan Maryam jadi tidak kagok. Tak ada bocor samping, juga tak ada ruam sedikitpun.

Kesimpulan


Masalah ruam popok acapkali menjadi masalah kulit bagi sebagian besar bayi. Sebelum hal ini memberikan dampak buruk yang lebh besar, sebaiknya kita melakukan pencegahan dengan menjaga kebersihan kulit bayi, berkonsultasi dengan dokter, dan memilih popok yang ideal.

MAKUKU SAP Diapers Slim sejauh ini jadi popok andalan saya untuk cegah ruam di kulit Maryam. Daya tampungnya sangat besar, menyerap cairan dengan cepat, persebaran cairannya merata, anti gumpal, dan punya ketebalan yang tipis.

Saya sih sangat merekomendasikan popok ini bagi semua ibu yang ingin drama ruam popok pada bayi tak terjadi. Dengan popok yang ideal, bayi akan jauh lebih anteng dan nyaman. Tumbuh kembang anak juga jadi optimal. Ibu pun tentu akan jadi punya waktu lebih untuk beristirahat atau melakukan aktivitas lain.

Yuk, Moms, cobain MAKUKU SAP Diapers Slim! Popok ini dapat dengan mudah kalian temukan di e-commerce, offline store, atau babyshop terdekat. Untuk lebih pastinya, kalian bisa cek toko online dan offline yang menyediakan produk MAKUKU diapers di website MAKUKU.

Related Posts

15 comments

  1. jadi inget masa bayi kedua anakku. sering banget tuh ngalamin ruam popok, solusinya cuman pakai salep tapi itupun lama sembuhnya karena si kulit kena popok lagi kan. sayang belum ketemu makuku euy. rekomended banget nih untuk new mom atau mom yang baru punya baby (lagi). cocok buat kado juga mungkin ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama, aku pun pake salep Mbak. Trus habis itu ganti deh popoknya.

      Iya MAKUKU ini keitung baru sih. Emang se bagus itu produknya walaupun masih baru

      Delete
  2. Iya nih anakku sempet ruam popok pas newborn.. gegara pale popok merk ** hehe trus aku coba ganti merk lain dan gak ruam.. nah aku ada stok popok makuku nih di rumah cuma belum dipakai karna masih kebesaran size nya di anakku.. dari penampakannya aja beda bener sama merk lain, lembuuuuttnya itu yg the best sih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah udah punya stok MAKUKU juga ya Mbak, bisa dipake nanti kalau uda sesuai sama size nya. Emang lembut bener deh ini MAKUKU

      Delete
  3. Setuju nih, popok yang nyaman akan mendukung aktivitas anak yang turut andil juga ke tumbuh kembangnya, karena banyak kegiatan anak yang meski sekilas sederhana tetapi sebetulnya merupakan stimulus motorik yang sangat bermanfaat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kaan.. kaya cuma 'gitu doang' tapi efeknya bisa manjang ke anak ya.

      Delete
  4. Wah Makuku ini lagi sering banget di notice ibu-ibu sejagad sosmed. Waktu anakku masih pakai diapers, belum ada Makuku, jadi kalau lagi krna ruam popok andalanku diolesi vco.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh ya adik iparku juga suka sih pakein vco, tapi lebih baik lagi kalau pakai popoknya yang cocok juga hehe

      Delete
  5. Kasian bgt kalo bayi smpe menderita ruam kuku begitu mbak. Gak bisa bayangin. Sebagai ibu memang harus pinter2 milih popok yg bagus ya, yg bisa bikin nyaman bayi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, kasian bayi nya. Memang harus pinter2 milih popok yang tepat

      Delete
  6. Baru tahu kalau mayoritas justru usia 9 bulan ya ruam popok? Iya bener banget harus milih popok yang pas. Makuku ini produk baru kan ya, tapi udah banyak dong yang pake berarti bagus nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut penelitian paling banyak gitu sih Mbak, tapi anakku pernah juga sih ruam pas usianya 2 apa 3 bulanan gt karena ga cocok sama popoknya

      Delete
  7. Dulu jaman si kakak kecil itu hari-hari ruam popok sampai pernah penjelajahan diapers yg cocok. Sekarang no worry ya ada Makuku, kenyamanan baby nomer 1 :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah pasti perjuangan banget ya Mbak cari popok yang cocok itu. Iya syukurnya sekarang ada MAKUKU yang kualitasnya emang bagus banget

      Delete
  8. Gimana dengan area pinggangnya Bun? Anakku sering gatal di pinggang. Mungkin terlalu ketat jadi bikin berkeringat atau tidak menyerap keringat pas di area pinggang itu.

    ReplyDelete

Post a Comment