Lima Hal yang Bikin Betah di Bandung

By Afifah Nurul Haq - 11:06:00

Kadang, saya suka minder sendiri karena sebagian besar teman kuliah sudah melanglangbuana ke luar kota mencari secercah harapan untuk hidup *ceileh. Bahkan, tak sedikit pula yang ke luar negri. Trus saya? Dari lahir, TK, SD, SMP, SMA, kuliah, masih disini-sini aja, di Bandung.

Bukan berarti saya enggan merantau seperti kawan-kawan lain. Dulu pernah, ada niat untuk merantau ke ibukota, tapi orangtua masih setengah hati memberi izin. Dan, sampai detik ini, sampai saya menikah dan punya anak pun, saya masih betah di Bandung. Karena Bandung bagi saya bukan hanya sekedar kota tempat tinggal, tapi juga kenangan dan masa depan.

Apa sih yang saya suka dari Bandung?

1. Cuaca
Bandung itu sebuah kota yang dikelilingi hampir 30 gunung (kaget ga? kaget atulah biar rame). Ga percaya? Coba aja berdiri di lantai atas salah satu rumah atau bangunan di Bandung, lalu, perhatikan sekeliling. Pasti di setiap sudut ada gunung. Nah, kalau lagi ga ada kerjaan, boleh deh diitungin satu satu 😁

Gunung-gunung yang mengelilingi Bandung ini yang menyebabkan cuaca dan suasana di Bandung lebih adem jika dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya. Suhu paling terik pun biasanya hanya sampai 30-32͒ Celcius, itupun hanya di waktu-waktu tertentu saja seperti di siang hari, atau saat akan turun hujan besar.


2. Biaya Hidup
Bandung menduduki peringkat ke-15 untuk kategori kota dengan biaya hidup dari yang termahal. Posisi pertama ditempati oleh Jakarta, disusul Jayapura, Surabaya, Bekasi, Depok.

Memang Bandung bukan kota yang mempunyai biaya hidup paling murah, tapi jika dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya di pulau Jawa, Bandung bisa dibilang memiliki biaya hidup yang cukup terjangkau. Ini juga yang membuat teman-teman saya banyak yang ingin mencari nafkah di Bandung.


3. Kuliner
Ada yang tahu makanan ini? Awug, Bandros, Bajigur, Bandrek, Bala-Bala, Comro, Cireng, Colenak, Pisang Molen, Peuyeum, Seblak, Batagor, Wajit, Cuangki, Mie kocok, Surabi, Cimol, Cilok, Cilor, Nasi tutug oncom, Rujak, Lotek, Karedok, Timbel, Misro, Basreng, Es oyen, Es campur, es Goyobod. (Ngetik nya sambil ngiler..)

Kalau ada yang belum tahu, boleh deh kapan-kapan main ke Bandung. Favorit saya adalah seblak dan surabi. Kalau lagi jalan-jalan ke luar kota biasanya saya kangen dua makanan ini.

Foto: www.resepkoki.id
4. Wisata dan Fashion
Salah satu hal yang membuat saya betah di Bandung ya ini, tempat wisata nya yang tak pernah bosan untuk disinggahi. Mau berwisata ke tempat ber-tema-kan alam? Banyaaakk.. Tempat wisata kota yang instagramable juga banyak. Cuma pantai aja sih yang ga ada πŸ˜‹

Soal fashion juga banyak pilihan, dari mulai Factory Outlet di jalan Riau, jalan Dago, sampai ke Cimol di daerah Gede Bage, atau ke daerah Cibaduyut untuk berburu sepatu.


5. Banyak Komunitas Positif
Saya senang tinggal di Bandung, karena banyak anak-anak muda yang kreatif. Mereka biasanya berkumpul membentuk suatu komunitas karena kecintaan yang sama terhadap sesuatu. Misalnya, komunitas pecinta hewan, komunuitas pecinta alam, komunitas slackline, komunitas pecinta vespa, dan yang baru aku ikuti nih, komunitas Bandung Hijab Blogger (BHB).

Komunitas Bandung Hijab Blogger ini merupakan sebuah perkumpulan yang terdiri dari perempuan-perempuan berhijab yang hobi menulis di blog. Komunitas yang didirikan oleh teh Rara dan teh Nesa ini punya beberapa kegiatan yang bermanfaat banget sih buat kemajuan blog dan media sosial saya πŸ˜„. Contohnya nih, minggu lalu komunitas Bandung Hijab Blogger baru saja mengadakan kegiatan workshop yang ke-2 bersama Azalea Beauty Hijab. Workshop kali ini membahas tentang tips-tips fotografi untuk blog, Seru banget deh!

 
Selain workshop, komunuitas ini juga sering mengadakan kegiatan BW (Blog Walking) setiap hari Rabu dan Jum'at. Dan kegiatan yang paling aku suka adalah kegiatan instavisit, dimana para member bisa saling mengunjungi instagram dari member lain, dan kegiatan ini yang bikin instagram ku jadi hidup kembali 😍😍

Sekian lima hal yang aku suka dan bikin aku betah di Bandung. Oh ya, mungkin kalian juga bisa lihat postingan serupa di blog nya Teh Rahmi. Teteh cantik turunan Minang ini punya pendapat lain yang lebih menarik tentang Bandung lho πŸ˜ƒ

  • Share:

You Might Also Like

26 komentar

  1. selama tinggal di sini dari jaman TK baru tahu sebanyak itu gunungnya πŸ˜†
    pantesan adem banget ya duluuu, sekarang mah udah mulai berkurang ademnya.
    Dan iya aku setuju soal biaya hidup, di sini mah jajan 5 rebu teh udah bisa kenyangπŸ˜†

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Bandung ga se adem dulu, efek pemanasan global juga sih kayaknya.

      Haha iyaa aku jajan baso tahu 5000 ge wareg lah

      Delete
  2. Aku baru tau ternyata ada 30 gunung... Tp sumpah ya teh Bandung tuh kota yang selalu bikin aku kangen dan canduuuuuuu

    ReplyDelete
  3. Eh tapi teh biaya hidup dibandung sekarang udah mahal.. harga2 properti dan penginapan dbandung sama tempat wisata menurutku termasuk mahal loh..

    Tapi terlepas dari itu semua berkat ak lahir dan besar dan tinggal dibandung yang gak tergantikan itu dapet komunitas2 positif yang bikin hidup lebih baik

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya jadi tambah mahal sih, mungkin penduduk di Bandung udah makin padat, hehe

      Alhamdulillah ya bisa jadi lebih baik lewat komunitas positif di sini :)

      Delete
  4. Waah aku baru tau banget bandung dikelilingi sampai 30 gunung, tapi setuju banget bandung banyak kulinernya ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya teh.. ada buku yang jelasin tentang ini

      yoii surgaa kuliner hmm :9

      Delete
  5. kuliner di Bandung emang juaraaaa, yang paling susah dilupain dari Bandung hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul banget teh ;) makasih udah mampir

      Delete
  6. Setuju! biaya hidup mura2 banget. di tempat asliku tuh gak ada batagor 5000an. disini masih ada dan rasanya lumayan menurut aku sih

    ReplyDelete
    Replies
    1. wii ada mojang purwakarta hihihi, semoga betah di Bandung ya teh :D semoga dapet jodoh di sini hihihi

      Delete
  7. 30 gunung? Baru tahu hahhaa...
    Tp bandung skrg gk sesejuk dulu

    ReplyDelete
    Replies
    1. banyak yang belum tau ya :D

      iya mungkin efek pemanasa global juga

      Delete
  8. Duh kalau udh ngomongin kuliner bandung ya.. baca doang aja bikin ngiler.

    ReplyDelete
  9. Setelah baca ini, baik aku segera menghitung gunung ketika tidak ada kerjaan wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha semangaaattt kalau ternyata leih dari 30 tolong kasih tau aku ya :D

      Delete
  10. Langsung kepo jd pengen ngitungin gunung πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha coba hitung teh :D nanti kasih tau aku ya, bener ga hampir 30 gunung :D

      Delete
  11. senang sekali baca tulisan teteh, terima kasih sudah gabung di bhb ya love love

    ReplyDelete
    Replies
    1. asik dikomen founder bhb, makasih juga yaa teh Raraa, blog ku jadi ga sepi2 amat haha

      Delete
  12. wah bener biaya hidup di Bandnug emang ga terlalu mahal. masih terjangkau untuk kelas kota metropolitan

    ReplyDelete
  13. Teh di aku sekarang ngetren CIMIN astagah teuing tah naon setelah sakses cireng, cilok, cimol, cilor moga ga ada yang jual cileuh wkwkwk..

    Ngomongin Bandung aku mah da Cimahi jadi Bandung Coret mau komen juga susah tapi memang Bandung disini banyak banget kenangan yang terukir ga kerasa aku uda hidup di Bandung coret 14 tahun bari jeung tara wisata kamana mana :D

    ReplyDelete
  14. Baca ini jadi kangen Bandung yang adem dan orangnya ramah-ramah :D

    ReplyDelete