January 2018 - Afifah Haq
News Update
Loading...

Wednesday, 17 January 2018

Cara Meningkatkan Traffic Blog Melalui dream.co.id


Memiliki traffic blog yang tinggi tentunya adalah harapan bagi setiap blogger. Berbagai cara dilakukan seperti promosi melalui media sosial misalnya. Nah, ada lagi cara lain yang sangat efektif untuk mengingkatkan traffic blog, yaitu melalui kanal social bookmark, salah satunya adalah dream.co.id.

Dream.co.id menyediakan ruang bagi kita, para blogger, untuk mempromosikan blog kita secara gratis. Jika permohonan kolaborasi kita diterima, nantinya dream.co.id akan memberikan link ke blog milik kita. Dengan begitu, traffic blog akan meningkat.

Bagaimana caranya?
Mudah sekali. Kita cukup mengirimkan email ke komunitas@dream.co.id. Isi email meliputi satu paragraf awal dari artikel yang kita tulis di blog, lalu tuliskan link menuju ke artikel tersebut. Dan, jangan lupa untuk melampirkan foto yang berkaitan dengan artikel kita, foto harus jelas.

Agar team dream.co.id mau menampilkan artikel kita, tentunya kita harus mengirim email dengan kata-kata yang baik agar kita terlihat profesional. Kalimat pertama berisi salam pembuka. Lalu, sampaikan maksud bahwa kita ingin berkolaborasi dengan deam.co.id. Lampirkan isi paragraf pertama dari artikel dan link menuju artikel yang ingin kita publish. Tutup email dengan ucapan terimakasih atas diterimanya artikel kita. Dan lampirkan foto full HD yang bekaitan dengan artikel.

Berikut screenshot email yang saya kirim:



Bagaimana? Mudah bukan? Artikel pertama saya yang di-publish di situs dream.co.id berjudul: Alun-Alun Cicendo: Tempat Nongkrong Instagramable Baru di Bandung. Seneng kan kalau tulisan kita dimuat di social bookmark se-bagus dream.co.id? Yuk coba!

Friday, 12 January 2018

Alun-Alun Cicendo: Tempat Nongkrong Instagramable Baru di Bandung


Bandung akhir-akhir ini memang banyak sekali mengalami perubahan wajah. Sudah banyak tempat yang di-'sulap' menjadi taman tematik yang menarik dan asyik untuk dijadikan tempat berkumpul. Dan baru-baru ini Walikota Bandung, bapak Ridwan Kamil, meresmikan Alun-Alun Cicendo yang juga asyik dijadikan tempat nongkrong yang instagramable.

Letak
Alun-Alun Cicendo ini terletak di kawasan Jatayu. Dari arah Jl. Padjadjaran, masuk ke jalan Arjuna, lurus terus sampai bunderan Jatayu.  Letaknya strategis, karena berada di tengah kota. Sekitar 400meter dari Alun-Alun Cicendo ke arah utara terdapat toko oleh-oleh Kue Bandung yang kekinian, Bandung Makuta. Alun-Alun Cicendo ini juga dekat dengan bandara internasional Husen Sastranegara (sekitar 1 KM ke arah utara).

Lahan seluas kira-kira 750m2 ini dulunya adalah lahan kosong. Di sebelah kanan kirinya pun merupakan komplek toko-toko kecil yang (biasanya) menjual besi bekas, spare part motor bekas, dan barang bekas lainnya. Toko-toko kecil ini sebetulnya ilegal, namun dengan mediasi dari bapak Ridwan Kamil, para pedagang ini akhirnya mau memindahkan lapaknya ke toko-toko yang disediakan di bawah Alun-Alun Cicendo ini.

Fasilitas
Terdapat 2 buah lapangan, yang satu merupakan lapangan basket dan satu lagi merupakan lapangan biasa. Ada juga beberapa bangunan unik yang cocok dijadikan tempat untuk berfoto-foto. Jika kita naik ke atas, kita akan menemukan lahan yang difasilitasi kursi-kursi yang terbuat dari besi. Cocok untuk sekedar duduk-duduk dan berkumpul bersama teman. Toilet juga tersedia di sini. Dan yang tak kalah penting adalah tempat sampah. Disini sudah disediakan beberapa tempat sampah, jadi tidak ada alasan untuk buang sampah sembarangan ya.





Lapangan Basket

Satu hal lagi yang saya suka adalah tempat ini dirancang ramah untuk para penyandang cacat/difabel. So, bagi para difabel yang menggunakan kursi roda, atau orangtua yang membawa anaknya di dalam stroller, jangan ragu untuk datang ke sini.


Bagaimana? Tertarik untuk datang ke sini? Silahkan datang, karena GRATIS! Tapi ingat untuk selalu jaga kebersihan dan ketertiban yaa..

Friday, 5 January 2018

Anak Diare? Jangan Buru-Buru ke Dokter! Atasi dengan Cara Ini!



Sepekan yang lalu, anak saya terkena diare. Diare nya termasuk yang akut, karena hampir tiap jam dia pup. Bahkan, suhu tubuhnya juga ikut meningkat, dia demam. Khawatir? pasti.. malah lebih dari itu. Saya sempat berdebat dengan suami. Saya ingin membawa si kecil ke dokter, tapi suami tidak mau. Okelah, akhirnya saat si kecil tidur, saya mencari-cari informasi tentang tips mengatasi diare pada anak.

Ternyata, diare itu bukan penyakit, tapi suatu mekanisme tubuh untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuhnya. Banyak faktor yang dapat menyebabkan diare. Ada yang karena rotavirus, bakteri, salah asupan makanan, penggunaan susu formula, dan lain-lain. Sebagian besar memang disebabkan oleh virus.

Saya masih belum tau apa penyebab diare si kecil. Tapi, sebagian besar literatur yang saya baca, hanya menyarankan untuk dilakukan tindakan pencegahan agar si kecil tidak dehidrasi. Karena saya masih belum tau penyebab diare anak itu apa, jadi saya tidak disarankan untuk menggunakan antibiotik.

Di hari pertama, saya cuti kerja. Saya beri dia ASI sebanyak-banyaknya. Jadi, sehari itu kerjaan si kecil hanya nen, ganti popok, tidur, begitu terus karena dia masih pup tiap jam. Lalu saya beri dia paracetamol untuk panas nya. Alhamdulillah, sore hari panas nya reda.

Saya cuti kerja hanya sehari. Esoknya, saya titip si kecil ke ibu saya. Saya bekali anak saya oralit, zinc syrup, dan Lacto-B


Oralit (photo doc. google)

Oralit fungsinya mengganti cairan yang hilang karena diare. Memang awalnya anak saya tidak mau minum, tapi lama-lama akhirnya dia mau juga. (Waktu saya coba ternyata rasanya memang aneh.. Pantesan anak saya gamau). Kenapa harus oralit sih? kenapa ga air putih saja? kan fungsinya cuma menggantikan cairan yang hilang? Pikir saya. Oh jadi ternyata oralit itu mengandung sejumlah elektrolit yang juga ternyata hilang saat diare.

Zinc Syrup

Lalu, zinc itu untuk apa? Zinc sebetulnya bukan obat diare, tapi pemberian zinc juga dapat menggantikan zinc di tubuh yang hilang akibat diare. Zinc dan oralit diberikan secara bersamaan memangnya boleh? Ternyata sangat boleh.. Bahkan hal ini direkomendasikan oleh WHO dan UNICEF. Zinc juga bisa membantu menjaga kesehatan, pertumbuhan anak, dan meningkatkan selera makan anak. Pemberian zinc dilakukan hingga 10 hari walaupun diare nya sudah sembuh. Hal ini dimaksudkan agar anak terhindar dari diare kembali selama 2-3 bulan ke dapan. Dosis nya untuk anak saya yang baru 6 bulan, cukup satu kali sehari sebanyak 20mg. Sedangkan untuk anak usia di bawah 6 bulan dan di atas 1 tahun bisa dibaca di artikel manfaat suplemen zinc untuk mengatasi diare pada balita.


Lacto B (photo doc. google)



Nah, kalau Lacto-B sendiri sih ini hanya tambahan saja. Saya takut kalau anak saya ini diare karena bakteri. Daripada pake antibiotik, mending saya kasih aja dia bakteri baik. Lacto-B ini isinya probiotik dan sejumlah vitamin yang bisa menyehatkan sistem pencernaan. Bentuknya bubuk, saya taburkan ke makanan nya 3x sehari 1/2 sachet. Saya beri lacto-B di hari ke-4 dan ke-5. Di hari ke-6 saya stop kasih lacto-b, karena frekuensi diare nya sudah berkurang.

Dari yang tadinya tiap jam, lalu berkurang jadi 8x selama 24jam, berkurang lagi esok nya 5x, di hari ke-5 jadi 3x, di hari ke-6 dan ke-7 sudah 2x tapi pup nya masih encer, dan Alhamdulillah di hari ke-8 bentuk pup nya sudah mulai normal. Artinya, si kecil sudah benar-benar sembuh!

Ohya, diare juga bikin anak saya ruam popok. Ruam nya parah sampai dia tidak bisa dipangku karena pantat nya lecet-lecet. Tiap ganti popok pun dia selalu menjerit-jerit. Ruam nya ini saya obati dengan salep Bepanthen, Alhamdulillah selama 3 hari ruamnya sembuh.



Ini estimasi harga beberapa suplemen yang saya sebutkan di atas:
Oralit sekitar Rp 1.500,-/sachet
Zinc (saya pake zincpro syrup) Rp 45.000,-
Lacto-B Rp 6.000,-/sachet
Salep Bepanthen Rp 60.000,-

Sekian,
Thankyou for reading :)
Tips Travelling Membawa Bayi

Tips Travelling Membawa Bayi



Sudah akhir tahun nih moms.. Adakah yang merencakan liburan di akhir tahun ini bersama keluarga? Wah pasti akan menyenangkan ya. Kali ini saya mau share beberapa tips buat moms yang akan berlibur sambil membawa bayi.

Seperti yang kita tahu, anak di bawah usia 2 tahun memang akan sepenuhnya bergantung kepada kita, para orangtua. Untuk itu, kita mesti memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Tujuan Traveling
Kemana kita akan pergi, berapa jarak dan waktu yang dihabiskan selama perjalanan, pastilah akan sangat berpengaruh terhadap kegiatan traveling kita. Pastikan bahwa kita dan bayi akan sama-sama menikmati liburan di tempat tujuan kita.

2. Transportasi
Setelah menentukan tujuan, saatnya memilih transportasi yang akan digunakan. Jika seandainya perjalanan darat akan memakan waktu yang lama (lebih dari 5jam perjalanan), alangkah lebih baik jika kita memutuskan untuk menggunakan alat transportasi udara untuk meringkas waktu perjalanan. Pastikan pula bahwa alat transportasi yang kita gunakan menjamin kenyamanan serta keamanan kita dan bayi.

3. Perlengkapan Si Kecil
Sudah menjadi lumrah ketika kita bepergian, jumlah perlengkapan si kecil akan lebih banyak daripada perlengkapan orang dewasa. Beberapa perlengkapan 'wajib' yang mesti dibawa (versi saya) antara lain; 
  • Tissue basah dan kering
  • Minyak telon
  • Baju ganti&popok
  • Sabun bayi (saya biasanya bawa yang 'top to toe' supaya praktis)
  • Sunblock dan lotion khusus untuk bayi
  • Nursing Cover
  • Washlap
  • Mainan favorit si kecil agar tidak bosan selama perjalanan
  • Makanan Pendamping ASI yang praktis (jika sudah mulai MPASI)
  • Kantong plastik hitam (untuk membungkus sampah popok)
  • Selimut yang tipis namun hangat
4. Waktu Bepergian
Seringkali si kecil rewel saat dirinya merasa mengantuk dan ingin tidur. Untuk itu, kita harus paham dan hafal pada jam berapa saja si kecil mengantuk. Untuk anak di atas 3 bulan biasanya pola tidur nya sudah mulai teratur, termasuk pola tidur siangnya. Nah, jika kita sudah mengetahui pola tidur si kecil, kita bisa menyesuaikan jam keberangkatan kita.

5. Tetaplah Tenang
Bayi akan lebih sering menangis daripada anak-anak di atas usia 2 tahun. Sebagai orangtua kita harus cepat tanggap untuk mengetahui penyebabnya. Apakah si kecil menangis karena haus, lapar, bosan, mengantuk, tidak nyaman, kepanasan, kedinginan, dan lain sebagainya. Namun jika si kecil masih saja menangis, tetaplah untuk bersikap tenang. Karena jika kita merasa cemas maka bayi pun akan ikut merasakan kecemasan yang kita alami sehingga bayi akan sulit berhenti menangis. Jangan khawatir jika bayi menagis di tempat umum, insya Allah orang-orang di sekitar juga akan memaklumi kok moms :)

Sekian, jika ada yang ingin ditambahkan silahkan tulis di kolom komentar yaa.. Terimakasih sudah mampir. Selamat berlibur moms.. :)
ASI Booster Terbaik

ASI Booster Terbaik



Saya adalah seorang full working mom. Hampir seharian saya habiskan di tempat  kerja. Untuk menunjang pertumbuhan anak, ASI memang makanan terbaik bagi anak sampai usia 2 tahun. ASI saya tidak se-melimpah seperti ibu-ibu lain. Tapi saya masih bisa bersyukur karena sampai saat ini saya masih diberi kesempatan memberikan ASI untuk si kecil tanpa tambahan susu formula.

Sering terlintas di pikiran, andai ASI saya berlimpah, tentu saya tak perlu repot-repot kejar tayang pumping ASI setiap hari. Akhirnya saya mencoba berbagai cara agar produksi ASI saya berlimpah. Mulai dari minum bermacam-macam pil pelancar ASI, minuman merk A, merk B, dan makan ini-itu. Ada yang berhasil, ada juga yang menurut saya ga berpengaruh sama sekali.

Dan ini adalah hal-hal yang menurutku berpengaruh terhadap kelancaran produksi ASI-ku. Walaupun tidak menjadi deras, tapi setidaknya bisa mempertahankan jumlah hasilnya.

1. Banyak Minum
Hampir 80% ASI isinya adalah air, maka dari itu konsumsi banyak cairan akan berpengaruh terhadap jumlah ASI.

2. Konsumsi Sayur dan Buah
Ini berpengaruh banget menurutku. Sayuran apapun saya makan, tidak hanya daun katuk, waluh (labu siam), atau pare saja. Bagi yang tidak suka sayur mungkin bisa dicoba dibantu dengan konsumsi buah.

3. Disiplin Memompa
Saya sering mendengar atau membaca bahwa ASI itu sifatnya supply on demand. Jadi, semakin sering dikosongkan, akan semakin cepat pula terisi. Ini terbukti.  Biasanya produksi ASI saya di hari Senin jumlahnya akan lebih banyak dibandingkan hari-hari setelahnya. Mungkin karena saat hari libur Sabtu dan Minggu, anak saya sering menyusu langsung tiap 3-4 jam sekali. Sehingga, ASI saya tiap hari Senin selalu lancar.

4. Berolahraga atau Perbanyak Aktifitas Fisik
Lagi-lagi ini berdasarkan pengalaman saya ya moms. Saya adalah seorang mechanical design engineer, dimana tugas saya adalah merancang sebuah struktur mekanik. Pekerjaan merancang tentunya akan menghabiskan waktu lama di depan layar komputer. Setelah hasil rancangan jadi, biasanya saya akan turun ke lapangan, mengecek apakah rancangan sesuai dengan hasilnya. Saat turun ke lapangan tentunya saya akan banyak bergerak. Nah, saya merasa ASI saya lebih banyak keluar dibandingkan saat saya duduk lama di depan layar komputer. Mungkin, karena banyak bergerak, peredaran darah jadi lancar, atau ada penjelasan lain?

5. Konsumsi Obat Penambah Darah
Saya memang penderita anemia, jadi saya memang perlu obat penambah darah. ASI saya lebih banyak keluar saat saya meminum obat penambah darah. Tapi, saya juga ga begitu yakin sih, apakah ibu menyusui yang non penderita anemia perlu obat penambah darah juga?

6. Hindari Stress
Yup, ini ngaruh bangett. Saat kondisi hati sedang happy, biasanya ASI saya melimpah. Dan sebaliknya, saat saya sedih dan stress, biasanya produksi ASI saya berkurang.

Sekian moms sharing ASI booster versi saya. Sebetulnya masih banyak lagi tips-tips booster ASI lainnya, salah satunya adalah pijat laktasi.  Konon katanya, pijat laktasi ini bisa memperlancar produksi ASI, tapi saya belum pernah mencobanya karena belum ada waktu yang pas. Semoga nanti saya bisa mencoba. 

Terimkasih bagi yang sudah mampir..

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done