February 2019 - Afifah Haq
News Update
Loading...

Wednesday, 27 February 2019

Pergi ke Derawan tanpa Jasa Tour? Baca Ini Dulu Yuk!

Kalian, lebih suka travelling pake jasa travel agent, atau backpacker? Well, keduanya memang ada sisi enak dan ga enaknya ya. Perbedaan paling umum nya adalah, jika menggunakan jasa travel, kita bisa liburan lebih tenang dan nyaman, karena ada tour guide dan tidak perlu repot-repot membuat itinerary. Tapi, biasanya kita harus menguras kocek lebih dalam.

Sebaliknya, jika kita pergi sendiri, uang yang dikeluarkan lebih murah, dan kita juga memiliki kebebasan dalam meng-explore tujuan yang kita mau saat traveling. Tapi, untuk menjadi backpacker, kita perlu riset dan menyusun itinerary jauh-jauh hari.

Ada yang punya impian berwisata ke pulau Derawan tanpa jasa travel kah? Kalau ada, boleh nih disimak beberapa hal penting, tips saat hendak melancong ke Derawan, dan juga hal-hal unik menarik tentang Derawan.

Itinerary Jakarta - pulau Derawan
Kita mulai bahas dari rincian perjalanan dari Jakarta menuju Derawan dulu ya. Dari Jakarta, saya  menyarankan untuk menggunakan pesawat saja menuju Berau. Rata-rata memang transit dulu di Balikpapan. Kalau ada yang mau nekat perjalanan laut dan darat dari Jakarta ya mangga aja lah.. saya mah ga maksa. FYI aja, luas kabupaten Berau aja sama dengan luas provinsi Jawa Barat.

Setelah sampai di Berau, jika pesawat yang ditumpangi landing pagi hari, langsung saja mencari travel dari bandara Kalimarau menuju pelabuhan Tanjung Batu. Tapi, jika landing siang atau sore hari, lebih baik menginap dulu saja di Berau, baru keesokan pagi nya dilanjut dengan travel.

Travel ini bentuknya rata-rata mobil avanza. Ongkos nya kurang lebih Rp 100.000 - Rp 150.000. Perjalanan darat dari Berau menuju pelabuhan Tanjung Batu sekitar 3 jam.

Setelah sampai di pelabuhan Tanjung Batu, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan Speed Boat ke pulau Derawan. Tarif Speed Boat sekitar Rp 150.000,- per orang, lama perjalanan kira-kira 15 menit. Ssstt.. harga sewa speed boat ini bisa jadi lebih murah loh, kalau kita pandai menawar. Temenku bahkan bisa sampai Rp 75.000 saja.


Alternatif  ke dua selain menggunakan rute pesawat ke Berau, yaitu menggunakan rute pesawat ke Tarakan. Nah, enaknya, sudah ada pesawat langsung ke Tarakan, tidak transit dulu. Tapi sayangnya, untuk menuju Derawan dari Tarakan, hanya ada satu hari saja dimana tersedia speed boat untuk menyebrang ke pulau Derawan, yaitu di hari Jum'at. Tarifnya sekitar Rp 200.000-250.000,- dan lama perjalanan laut sekitar 3 jam.

Alternatif ke-3 adalah menggunakan pesawat langsung ke Maratua. Tapi, sama seperti di atas, speedboat dari pulau Maratua menuju Derawan sangat jarang.

So, dari ke-3 alternatif itu, saya pribadi sangat menyarankan untuk menggunakan alternatif pertama, karena ketersediaan transportasi umum nya terjamin.

Penginapan di Pulau Derawan
Kalau kamu tipe backpacker saat travelling, jangan khawatir jika ingin berlibur ke pulau Derawan. Penginapan di sini terhitung murah, jika dibandingkan dengan penginapan di Bali atau di Raja Ampat.

Banyak sekali homestay yang menawarkan rate kamar mulai dari Rp 100.000,- per malam. Homestay ini letaknya juga rata-rata di bibir pantai. Jadi, bisa lihat pemandangan sunrise dan sunset deh dari beranda kamar. Asyik ya.

Selain homestay, di sini juga tersedia resort dengan harga sekitar 1 juta rupiah.

Pemandangan Sunset dari beranda Homestay
Wisata Pulau Derawan
Di pulau Derawan ada apa sih?

Bagi kamu yang suka banget sama wisata pantai, Derawan bisa jadi alternatif buat destinasi liburan kamu. Pantai nya masih bersih. Warna air lautnya juga hijau kebiruan. Pemandangan pantai yang masih perawan di Derawan dijamin bikin feed instagram kamu makin bagus deh!

Menurut teman kerja yang sudah pernah dipelak dan dijadikan tumbal proyek oleh kantor selama 2 bulan di sana sih, wisata paling menonjol adalah wisata bawah laut dan biota serta ikan laut nya.




Wisata bawah laut yang bisa dijumpai yaitu terumbu karang nya yang masih terjaga. Denger-denger, terumbu karang di pulau Derawan ini terumbu karang terbaik ke-dua setelah Raja Ampat. Selain terumbu karang, kita juga bisa menjumpai ubur-ubur. Kedalaman lautnya lumayan dangkal, hanya 4 meter saja (tapi lumayan dalem buat yang ga bisa nyelem mah, wkwk).

Selain keindahan bawah lautnya, kita juga bisa menyaksikan proses penetasan telur-telur penyu lutju. Keberadaan penyu di pulau Derawan dilindungi oleh pemerintah setempat, makanya tak heran jika nanti saat berwisata ke pulau Derawan, kita akan melihat banyak penyu yang muncul ke bibir pantai untuk bertelur. Penyu yang ada di Derawan jenis nya penyu hijau dan penyu sisik. Ukurannya besar-besaaar..

Sedangkan untuk ikan laut yang paling populer di Derawan yaitu ikan baronang, ikan kakap merah, dan ikan kerapu.

Penyu di pulau Derawan. Foto: www.mimpideluna.blogspot.com
Menjelajahi Pulau Lain Sekitar Derawan
Biar cerita travelling nya makin asyik, kalau ke Derawan sekalian aja menjelajah gugusan pulau lainya seperti pulau Maratua dan pulau Kakaban. Cara yang paling efektif dan efisien adalah dengan menyewa speed boat. Di sini lah jurus tawar menawar kita diuji. Aku kasih bocoran harga, sewa speed boat untuk menjelajahi 3 pulau ini sekitar Rp 250.000,-.

Harga ini akan lebih hemat lagi jika kita membawa partner travelling. Satu speedboat muat untuk 5 orang, jika harga total sewa speedboat dibagi 5 orang, tentu biaya per orang nya bisa jadi lebih murah kan?

Nah, itu dia beberapa tips dan gambaran umum tentang pulau Derawan yang eksotis.

Semoga bermanfaat ya. Kalau kalian punya tips atau cerita lain tentang pulau Derawan, boleh dong share di kolom komentar..


Friday, 22 February 2019

Naik KRD Lokal Bandung Raya Bisa Kemana Aja? Part 2


Setelah kemarin saya bahas di Part 1, mari kita lanjut ke Part 2, ke stasiun selanjutnya. Sebelumnya, saya mau kasih bonus, jadwal tiba dan keberangkatan kereta KRD Lokal Bandung Raya. Mudah-mudahan bermanfaat ya.

Oh ya, yang belum baca Part 1 nya boleh baca di sini ya 

Jadwal KRD Lokal Bandung Raya 2019


Naik KRD Lokal Bandung Raya Bisa Kemana Aja?
Part 2

Oke, kita lanjut yaah. Di tulisan sebelumnya saya baru bahas sampai stasiun Bandung. Sekarang saya akan bahas mulai dari stasiun Cimindi sampai stasiun Padalarang.

8. Stasiun Ciroyom
Berhenti di stasiun ini sangat cocok bagi ibu-ibu yang ingin belanja kebutuhan dapur. Stasiun Ciroyom berdampingan dengan pasar Ciroyom yang merupakan salah satu pasar induk di Bandung. Stok untuk kebutuhan dapur di sini berlimpah dan harga nya jauh lebih murah daripada pasar-pasar lain. Tapi sayang, di sini harus membeli dalam jumlah yang banyak, dan mulai ramai di malam hari, ya namanya juga pasar induk.

Kalau saya biasanya jalan kaki ke pasar Andir. Bukan sayuran atau daging-dagingan yang saya beli, tapi pakaian, hehe. Ini sudah jadi kebiasaan saat saya magang di tempat kerja yang kebetulan dekat dengan pasar Andir. Harga pakaian di sini murah-murah, hampir sama dengan harga di Pasar Baru. Kualitasnya juga lumayan, model nya juga bervariasi.


Pasar Andir, Foto: DetikNews
Selain belanja ke pasar, dari stasiun Ciroyom kita juga bisa duduk duduk cantik sekalian foto-foto di Alun-Alun Cicendo di dekat pasar Teknik Jatayu. Cukup jalan kaki sekitar 8 menit.


Alun-Alun Cicendo
9. Stasiun Cimindi
Cimindi bisa dibilang perbatasan antara Bandung dan Cimahi. Ada hal menarik yang bisa dicoba dekat stasiun Cimindi ini, yaitu delman! Hehe.. Maap habisnya jarang naik delman akutuu. Delman di sini fungsinya sama seperti angkot, yaitu sebagai sarana transportasi umum bagi warga. Jalur yang dilalui nya menuju ke daerah jalan Rancabali, Gunung Batu.

Delman yang masih eksis di tengah kota Cimahi, Foto: Bandung News Photo
Stasiun Cimindi juga berdampingan dengan pasar. Ada juga tempat makan di sekitar sini. Favorit saya adalah Warunk Upnormal.

10. Stasiun Cimahi
Sekarang udah keluar kota Bandung nih, Cimahi alias Bandung coret. Btw, dulu saya sering ngeledekin temen orang Cimahi dengan kata-kata itu, eh kualat saya, sekarang saya malah dapetin suami orang Cimahi.

Oke kembali ke laptop. Eh, di Cimahi ada apa sih selain markas tentara? Hahaha, ngeledek lagi kan. Sori sori. Kalau berhenti di stasiun Cimahi dan lagi ada waktu luang boleh lah hubungi saya, nanti saya ajak jarambah ke air terjun dekat rumah, eh maksudnya rumah mertua, hehe. Curug Panganten namanya.

Tapi, kalau ga mau diajak jarambah, dan waktunya mepet, mungkin saya sarankan untuk ke daerah Alun-Alun Cimahi aja kali ya. Di sana ada pusat perbelanjaan CiMall alias Cimahi Mall. Belanja baju dan sepatu di sini lumayan terjangkau harganya, pilihannya juga lumayan banyak.
Cimahi Mall
11. Stasiun Gadobangkong
Baiklah, sekarang kita sudah memasuki wilayah kabupaten Bandung Barat. Di dekat stasiun Gado Bangkong ini banyak sekali pabrik. Makanya, tak heran kalau banyak karyawan pabrik yang naik dan berhenti di stasiun ini.

Jika berhenti di stasiun Gadobangkong, kita bisa melanjutkan perjalanan ke daerah Batujajar dan Cililin. Di daerah ini ada beberapa tempat wisata seperti danau Wakadobol yang tidak sengaja terbentuk akibat galian pasir dan bukit gantole di Cililin. Kalau lapar kita bisa menikmati santapan ikan bakar di Cililin.

Danau Buatan Wakadobol, Cililin, Foto: Curvetube.com
12. Stasiun Padalarang
Stasiun terakhir yang disinggahi kereta KRD Lokal Bandung Raya nih. Saya paling semangat sebenarnya jika membahas tempat wisata di dekat stasiun Padalarang ini. Banyak banget soalnya, dan semua tempatnya keren-keren.

Ada Curug Cimahi, bisa ditempuh dengan melanjutkan perjalanan sekitar 20menit berkendara dari Stasiun Padalarang.

Curug Cimahi, Foto: Travel Komopas
Ada Stone Garden yang dulu sempat jadi tempat hits di instagram.


Stone Garden, Foto: Blog Reservasi
Ada Situ Ciburuy anu laukna hese dipancing. Kalau ke sini saya suka sekalian makan siang, pesan nasi liwet dan ikan bakar plus es kelapa muda. Hmm..
Situ Ciburuy, Foto: infobdg.com
Tempat wisata Dusun Bambu yang family friendly

Dusun Bambu, Foto: Java Wisata
Nah, itu dia beberapa tempat wisata yang dekat dengan stasiun pemberhentian kereta KRD Lokal Bandung Raya. Kalau bingung pengen liburan sementara isi dompet mulai menipis, liburan naik kereta aja. Kalau menurut saya sih, seru banget, bisa explore ujung timur Bandung sampai ke ujung Barat. Apalagi harga tiket kereta KRD ini hanya Rp 5.000,- saja dari ujung timur Bandung ke ujung barat Bandung.




Thursday, 21 February 2019

Fairy Garden Bandung: Wisata Edukatif Seperti di Negeri Dongeng


Beberapa waktu lalu saya pernah unggah foto dan video di Insta Story. Ternyata banyak yang merespon dan tanya-tanya, itu dimana? daerah mana? kok kayanya asik banget ya? tiket masuk nya berapa? ada apa aja di sana?

Nah, di artikel ini saya akan menuliskan secara lengkap lokasi wisata yang saya kunjungi dan saya unggah di media sosial saya waktu lalu. Simak yuk.

Tentang Fairy Garden

Jadi, kemarin itu saya mengunjungi tempat wisata bernama Fairy Garden Bandung by the Lodge. Lokasinya berada di kawasan Maribaya, Lembang, Bandung. Fairy Garden merupakan salah satu unit bisnis The Lodge Group. Tempat wisata ini memiliki konsep taman bermain bagi keluarga yang mengedukasi (family edutaintment park).

Fairy Garden Bandung menawarkan berbagai aktivitas yang bisa mengajak anak-anak untuk menuangkan kreatifitas nya dan mengeksplorasi panca indera nya di sini. Aktivitas yang ditawarkan dirancang untuk mengakomodir berbagai kebutuhan anak yang beragam. Terdapat 4 tema utama yang dihadirkan, yaitu Art Factory, Florania, Lola's Library, dan Woodland.

Jujur saja, begitu memasuki area Fairy Garden, saya seperti berada di negeri dongeng. Saya disambut oleh 2 peri. Dari pintu masuk, saya melihat bangunan unik, lalu saya tiba-tiba ingat Disneyland. Ah, hampir mirip! Fairy Garden berada di dataran tinggi Maribaya, sehingga suasana nya sejuk dan dingin.


Konsep patung dan karakter peri  di Fairy Garden ternyata digagasi oleh ibu Anya Madiadipoera dari NuArt Sculpture Park. Sedangkan untuk kostum sayap dan peri nya, dirancang oleh desainer ternama Bandung, yaitu Deden Siswadi. Wah, saya sangat kagum, hal ini berarti Fairy Garden tidak setengah-setengah dalam menyajikan konsepnya ke para pengunjung.

Tiket Masuk dan Fasilitas

Tiket masuk Fairy Garden sebesar Rp 35.000,- untuk masuk ke area Fairy Garden dan Flower Show & Famers Market. Tiket bundling juga disediakan seharga Rp 50.000,- untuk memasuki area The Lodge, Fairy Garden, dan Flower Show & Farmers Market.

Sedangkan untuk tiket masuk ke beberapa wahana di dalamnya cukup beragam, mulai dari Rp 10.000,- sampai Rp 35.000,-. Di sini ada wahana trampolin, sewa kostum dan bergaya ala gipsy, menghias tanaman, puppet show, berkuda, carousell, dan masih banyak lagi.






Siapkan juga kamera untuk foto-foto di setiap sudut instagramable di sini. Kita juga bisa menyewa kostum dan berfoto seperti peri. Fairy Garden Bandung menyediakan penyewaan kostum peri dan sayap untuk anak-anak, sedangkan untuk dewasa, disediakan penyewaan sayap seharga Rp 35.000,-. Mau hasil foto yang lebih ciamik? Di sini disediakan jasa fotografer, cukup membayar Rp 10.000,- per foto.

Tempat Sewa Kostum Peri
Fasilitas umum lainnya selain wahana ialah toilet dan mushola. Senang rasanya karena toilet dan mushola nya berada di dalam kawasan Fairy Garden. Mushola nya pun bersih dan bangunannya unik. Oh ya, satu hal lagi yang penting juga, yaitu tempat ini ramah bagi penyandang disabilitas dan bagi orangtua yang membawa stroller.

Musholla dan Toilet
Flower Show & Farmers Market

Saat saya berkunjung ke sana beberapa waktu lalu, Fairy Garden sedang mengadakan Folwer Show & Farmers Market, dimana acara ini bertujuan untuk memberikan peluang usaha bagi petani lokal untuk menjual hasil tani nya di sini, seperti tanaman, sayuran, bunga, dan buah-buahan. Flower Show & Farmers Market terinspirasi dari salah satu wahana di Fairy Garden, yaitu Florania, dimana di Florania ini anak-anak diajarkan untuk mencintai tanaman.

Acara dilakukan di dua bagian, yaitu di Florania dan Woodland. Di florania, tersedia booth yang menjual bunga untuk mendukung area Florania dimana peri Lilian tinggal. Sedangkan di Woodland, dimana Castor yang hobi bertani tinggal, disediakan booth untuk menjual sayuran dan buah-buahan hasil dai petani lokal.

Special Cabaret Performance
Hal yang paling mengasyikkan adalah adanya special cabaret performance dari para Peri dan magic guardians. Diceritakan bahwa ada seorang pengunjung manusia yang sedang bersedih sambil menatap bunga-bunga di Fairy Garden. Melihat manusia yang sedih itu, salah satu peri bertanya, mengapa ia bersedih. Ternyata, manusia itu sedih karena ia telah jatuh cinta kepada peri.

Tentu saja semua peri terkejut, karena memang ada aturan yang melarang antara manusia dan peri untuk menjalin kasih. Namun, Opa Wil, salah satu peri yang tertua, akhirnya merestui hubungan antara manusia dan peri itu, karena ternyata dalam sejarah, dahulu ada manusia dan peri yang menjalin kasih, dan salah satu peri di antara mereka adalah keturunan dari peri dan manusia yang menjalin kasih itu.

Begitu kira-kira ceritanya. Drama musikal ini dikemas sangat menarik, dan diakhiri dengan ajakan menari bersama para pengunjung.



Foto bareng Ibu Peri

Selainspecial performance cabaret, ada juga mini games seperti fun farming, gold mining, gold smithing, perlombaan Looks like a Fairy Competition, dan menghias mini Fairy Garden Competition. Flower Show & Farmers Market ini diselenggarakan dari tanggal 14 Februari - 17 Februari 2019.

Ada pula booth The Lodge Foundation, yaitu sebuah yayasan yang memberdayakan warga lokal di sekitra The Lodge Maribaya. Tiket yang kita beli disisihkan Rp 1.000,- untuk melatih anak-anak di Desa Cibodas dalam hal seni budaya, lingkungan hidup, dan pendidikan.


Gimana, seru kan tempat nya? Weekend nya ke sini aja yuk, bareng keluarga. Saya juga jadi ingin ke sini lagi sambil bawa suami dan si kecil. Pasti dia betah deh di sini, apalagi area nya luas, dia bisa lari-lari sepuasnya. Hehe.

Alamat Fairy Garden by The Lodge
Jl. Maribaya Timur no.1 RT 01/RW 10, desa Cibodas, Lembang
kabupaten Bandung Barat 40391
Opening Hours: 09.00 AM - 17.00 PM

Wednesday, 13 February 2019

Cari Oleh-Oleh Bandung? Bolu Susu Lembang Saja!

Siapa yang pernah atau sering jalan-jalan ke Bandung? Apa sih yang sering dikangenin dari Bandung? Udaranya? Tempat wisata nya? Tempat belanja nya? Atau justru oleh-oleh khas Bandung nya?

Saya sebagai warga asli Bandung, sangat senang dan bangga saat masih banyak orang yang senang berlibur ke Bandung. Artinya, masih banyak orang yang mencintai dan merindukan Bandung, juga menjadikan Bandung sebagai kota yang dipilih untuk berbahagia.

Tentunya kebahagiaan yang dirasakan selama di Bandung ingin juga dong dibagikan ke orang-orang terkasih. Entah itu keluarga, saudara, atau pasangan. Biasanya, setelah liburan kita ingin memberi oleh-oleh khas yang mengingatkan kita ke kota Bandung, ya kan?

Saya juga termasuk orang yang senang memberi oleh-oleh khas Bandung jika berkunjung ke keluarga di luar kota. Saya paling senang memberi oleh-oleh dalam bentuk makanan seperti keripik dan kue. Kenapa kok, makanan? Soalnya kalau makanan bisa dinikmati banyak orang, hehe.

Bolu Susu Lembang, Oleh-Oleh Khas Bandung
Sudah tahu Bolu Susu Lembang belum? Bolu kukus dengan cita rasa susu yang manis dan legit ini bisa jadi pilihan oleh-oleh Bandung yang bisa dibawa dan diberikan ke orang-orang tercinta.

Tahukah gaes, kota Bandung, terutama wilayah Lembang, adalah salah satu wilayah yang memiliki banyak peternakan sapi yang menghasilkan susu terbaik di Indonesia. Selain untuk diminum secara langsung, susu juga bisa diolah sebelum dikonsumsi, salah satunya menjadi olahan Bolu Susu Lembang ini. Nah, kebayang kan, bagaimana rasa manis dan gurih susu sapi asli yang menjadi bahan baku Bolu Susu Lembang?

Bolu Susu Lembang saat ini memiliki 3 varian rasa. Rasa susu coklat, rasa susu vanilla, dan original yang merupakan perpaduan antara rasa vanilla dan coklat. Tekstur Bolu Susu Lembang sangat lembut, ditambah topping custard susu dan parutan keju di atas nya, semakin menambah cita rasa bolu ini. Cocok dijadikan cemilan dan dipasangkan dengan teh atau kopi hangat.




Soal harga, saya rasa cukup terjangkau. Bolu Susu Lembang varian original dan susu vanilla dibanderol dengan harga Rp 33.000,- sedangkan rasa susu coklat Rp 34.000,- saja. Cukup terjangkau dan worth it bukan, untuk sebuah oleh-oleh?

Official Store dan Island Bolu Susu Lembang
Untuk mendapatkan Bolu Susu Lembang yang asli dengan harga yang sesuai, tentunya kita harus beli di toko resmi. Nah, karena tempat tinggal suami di sekitar Cimahi Utara, dan dekat ke arah Ledeng, akhirnya kami membeli Bolu Susu Lembang di Island Ledeng untuk dijadikan oleh-oleh Bandung bagi keluarga orangtua saya di Garut.

Island Bolu Susu Lembang cabang Ledeng letaknya di terminal Ledeng. Persis di dekat pintu masuk terminal, di sebelah kiri. Saya yakin kita tidak akan susah mencarinya. Island Ledeng ini buka mulai dari pukul 6 pagi sampai pukul 9 malam. Setiap jam nya Island Bolu Susu Lembang di terminal Ledeng ini selalu ramai pembeli. Keren ga sih?


Island Bolu Susu Lembang terminal Ledeng selalu ramai pembeli

Island terminal Ledeng ini memang tidak terlalu besar, tapi penjualan per bulan nya bisa mencapai sepuluh hingga belasan ribu dus. Letaknya sangat strategis, dan bagi pengendara motor seperti saya, tidak perlu repot mencari tempat parkir. Kita bisa parkir tepat di depan toko nya.

Selain di Island terminal Ledeng, kita juga bisa mendatangi Store dan Island lain di 4 tempat ini:
  1. Bolu Susu Lembang store Lembang, Jl. Raya Lembang No.275, Jayagiri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40391
  2. Island Bolu Susu Lembang stasiun Kiara Condong, Jl. Stasion Lama, Kebun Jayanti, Kiaracondong, Kota Bandung, Jawa Barat 40281
  3. Island Bolu Susu Lembang stasiun Bandung, Stasiun Bandung, Jl. Stasiun Barat Kb. Jeruk, Pintu Selatan, Andir, Kota Bandung, Jawa Barat 40181
  4. Island Bolu Susu Lembang Bandara Husen Sastranegara, Jl. Pajajaran No.156, Husen Sastranegara, Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat 40174
Bolu Susu Lembang mampu bertahan selama 4 hari di suhu ruang. Dengan catatan, tidak terkena sinar matahari secara langsung. Sedangkan jika disimpan di lemari es mampu bertahan hingga 7 hari.

Gimana, yakin nih, ga ngiler sama oleh-oleh Bandung satu ini?

Informasi dan Kontak Bolu Susu Lembang:
Island terminal Ledeng:

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done