Sunday, 13 May 2018

Sukses Diet Berawal dari Menjaga Pola Makan

Fakta menunjukkan bahwa laki-laki akan cenderung lebih gemuk setelah menikah. Hal itu pula yang dialami oleh suami saya. Menurut anggapan yang beredar di masyarakat luas sih, katanya kalau suami lebih gemuk setelah menikah itu tandanya sang istri mampu merawat suami dengan baik. Hmm, mungkin ada benarnya :-P

Setelah saya cari tahu, memang ada penelitian yang menunjukkan bahwa sebagian besar pria mengalami kenaikan berat badan hingga 25% daripada sebelum menikah. Penelitian ini juga menjelaskan bahwa faktor penyebabnya ada dua yaitu  faktor medis dan faktor psikologis.

Dari segi medis, hal ini disebabkan oleh hormon. Para ahli kesehatan menemukan bahwa kadar testosteron pada pria yang sudah menikah ternyata mengalami penurunan yang sangat drastis. Hormon testosteron yang cenderung identik dengan libido akan terlampiaskan saat menikah. Disamping itu, kadar hormon prolaktin pada pria akan meningkat. Perubahan hormon ini menyebabkan pria yang sudah menikah cenderung lebih nyaman dan menjadikan pria lebih gemuk pascamenikah.

Sedangkan dari sisi psikologis, pria yang sudah menikah cenderung lebih membebaskan dirinya dan tidak terlalu berpikir banyak untuk makan atau minum sesuatu. Dengan rasa nyaman dan bisa makan banyak makanan tanpa rasa was-was, pria yang sudah menikah pun cenderung akan lebih mudah menambah berat badan jika dibandingkan dengan pria lajang.

Dan merupakan suatu kejutan bagi saya saat suami saya yang cenderung cuek ini ingin sekali menurunkan badannya :-D. Baiklah, mari kita berfikir metoda apa yang cocok baginya.


Sebetulnya, banyak sekali cara-cara diet yg beredar di masyarakat saat ini, Mulai dari detox, enggak makan sama sekali, minum jus2an saja, dan lain-lain. Ada pula yang menawarkan suplemen yang menjanjikan turun berat badan dalam waktu yang singkat.

Namun yang menjadi pertanyaan adalah, apakah cara diet ini sehat? Karena walaupun sedang diet, tubuh kita tetap memerlukan gizi yang seimbang seperti berikut:

  • Protein  : Protein sangat penting untuk pembentukan, pemeliharaan, serta perbaikan jaringan tubuh. Protein juga berfungsi sebagai sumber energi, pembentukan hormon, enzim, dan antibodi.
  • Serat : Serat makanan terdiri dari karbohidrat kompleks. Serat memiliki peran untuk merangsang aktivitas usus secara normal dalam mengeluarkan kotoran. Serat juga dapat mencegah penyakit usus besar seperti kanker usus. Selain itu serat juga membantu mengangkat lemak dalam pembuluh darah.
  • Karbohidrat : Karbohidrat memeiliki peranan penting sebagai sumber utama energi tubuh, mengoptimalkan fungsi protein, meningkatkan penyerapan nutrisi, bahkan dapat mencegah berbagai macam penyakit.
  • Kalsium: Kalsium dibutuhkan tubuh untuk membangun dan mempertahankan jaringan tulang serta gigi. Kalsium adalah mineral yang sangat penting dalam membangun metabolisme tubuh. Selain itu, kalsium juga berperan penting dalam proses pembekuan darah saat luka.
  • Vitamin dan mineral : Meskipun vitamin tidak menghasikan energi, namun vitamin sangat dibutuhkan untuk memperlancar proses metabolisme. Vitamin bekerja sebagai katalisator tubuh, yaitu mempercepat reaksi-reaksi kimia yang terjadi dalam tubuh.
Apabila zat-zat di atas tidak terpenuhi, tentunya fungsi anggota tubuh akan menurun, bahkan bisa menimbulkan penyakit. Apalagi bagi suami, seorang laki-laki yang sangat mengandalkan fisiknya untuk dapat bekerja dan menghidupi keluarga. Pemenuhan nutrisi tersebut sangatlah dibutuhkan untuk menunjang aktifitasnya.

Oke, pertama-tama, saya menyarankan suami untuk rutin berolahraga. Di fikiran saya, olahraga akan membuatnya terlatih dan mampu menurunkan berat badan dengan cepat. Tapi lagi-lagi saya mendapatkan fakta bahwa olahraga saja tidak cukup untuk mengurangi berat badan. Sulit dipercaya memang, tapi ada kajian yang menunjukkan bahwa dari 411 orang yang melakukan latihan hingga 3 jam per minggu nya, tidak ada satupun yang mengalami penurunan berat badan secara signifikan selama 6 bulan, dibandingkan dengan mereka yang hanya menjalani olahraga ringan.
 
Kemungkinan, karena tingkat latihan berat justru membuat lapar. Difikir-fikir..iya juga sih, olahraga nya ekstrim: sepedahan sampai berkilo-kilometer, tapi habis sepedahan makan nya nasi liwet, baso, es kelapa muda, belum lagi  yang lainnya.

Baiklah, lalu saya beralih untuk fokus pada penyebab kenaikan berat badan itu sendiri, yaitu pola makan yang tidak teratur. Makan 3x sehari memang sudah menjadi 'kewajiban' dan kebiasaan sehari-hari, tapi ada lagi satu kebiasaan yang (saya rasa) membuat badan menjadi cepat gemuk, yaitu kebiasaan ngemil! Saya tidak menyalahkan ngemil nya, yang saya salahkan adalah makanan nya. Yang saya perhatikan, makanan yang dicemil kebanyakan adalah kue-kue atau jajanan yang mengandung banyak sekali kalori dan gula. 



Nah, beberapa minggu yang lalu, saya mencoba untuk menerapkan pola makan baru bagi suami. Makan tetap 3x sehari, namun di waktu sarapan saya tambahkan segelas susu Slim&Fit. Kenapa harus Slim&Fit? Ternyata Slim&Fit ini punya banyak manfaat lho, terutama bagi yang ingin sukses diet, yaitu:

·  Kenyang lebih lama (karena tinggi protein, tinggi serat, dan mengandung karbohidrat lepas lambat Isomaltulosa). Proteinnya tinggi lho jadi bisa untuk mengencangkan otot juga.
·  Rendah lemak & gula (50% lebih rendah dari susu diet sejenis)
·  Tinggi Kalsium (setara dengan susu-susu tinggi kalsium lainnya)
·  Kalori terkontrol 200 kkal/saji.

Satu hal lagi yang saya suka dari kemasan Slim&Fit ini yaitu kemasan nya. Slim&Fit ini dikemas dalam dus, awalnya saya kira 1 dus ini isinya seperti susu pada umumnya yang dikemas sekaligus. Ternyata, Slim&Fit ini sudah dikemas dalam bentuk sachet, jadi saya tidak repot menakar. Cukup 1 sachet diseduh dengan 200ml air.

Setelah dicoba dan saya tanya pendapat suami saya ternyata respon nya sangat baik. Efek yang paling dirasa adalah beliau jadi kenyang dan ga tertarik untuk ngemil sama sekali! Wah, manjur juga.. Lalu saya coba untuk menyajikannya kembali sebagai pengganti makan malam. Kemudian saya terapkan selama 1 minggu.

Saya sih tidak mengharapkan hasil yang drastis, karena yang penting adalah upaya untuk tetap menjaga kalori yang masuk ke tubuh. Namun ternyata diet dengan cara mengatur pola makan ini sukses! Dalam waktu 1 minggu itu berat badan suami saya tidak mengalami kenaikan, justru mengalami penurunan hampir 1kg. Sulit dipercaya.

Saya jadi semakin yakin dan berharap semoga diet dengan cara ini bisa dilakukannya dengan konsisten, sehingga hasil yang diinginkan bisa didapat dengan maksimal. Jika suami saya berhasil, maka saya pun tidak akan ragu untuk melakukan diet ini. Tapi nanti.. setelah saya selesai masa menyusui. :))

Oya, satu lagi tambahan. Agar tidak bosan, susu Slim&Fit ini bisa dikreasikan menjadi menu segar tapi tetap rendah kalori lho, berikut bahan-bahan dan cara membuatnya:

Berry Shake Slim&Fit
Bahan-bahan:
1 sachet Slim&Fit rasa vanilla

1/2 cangkir susu cair nonfat 
4-5 Buah strawberry, bisa diganti dengan blueberry atau jenis berry lainnya sesuai selera
1/2 cangkir air putih.
 es batu secukupnya

Caranya, masukkan semua bahan dan blender menjadi satu. Lalu, tambahkan es batu bila perlu.

Photo by PhotoMIX Ltd. from Pexels

Bagaimana? Tertarik untuk mencoba diet dengan cara ini? Nah, kebetulan saya punya kode voucher untuk pembelian 3 box susu Slim&Fit di www.kalbestore.com. Caranya, masukkan kode afifah20 saat checkout dann kamu akan mendapatkan diskon 20%!! Menarik bukan?



Kesimpulan:
Menurunkan berat badan memang perlu usaha yang konsisten serta niat yang teguh. Tips dari saya adalah dengan membatasi asupan kalori ke dalam tubuh. Olahraga saja tidak cukup untuk menurunkan badan secara instan. Ganti pola makan kita dengan konsumsi banyak sayuran, tapi jangan sampai melupakan zat-zat lain yang dibutuhkan tubuh. Minum susu Slim&Fit di pagi hari saat sarapan dan di malam hari sebagai pengganti makan malam bisa membantu mensukseskan program diet kita.

Yuk, kita jaga kesehatan dengan cara menjalankan pola makan sehat sehari-hari. Diet memang seharusnya ga menyiksa bukan?

Salam hangat


10 comments:

  1. mantapp kayanya perlu dicoba diet pake cara ini

    ReplyDelete
  2. Coba itu om Budi Hermawan suruh diet pake ini ya. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. ehh ketemu bu Budi disinii hahaha jadi malu

      Delete
  3. makasih sharingnya aku malah baru tahu produk ini

    ReplyDelete
  4. Wah, mantap ya slim n fit. Boleh dicoba nih buat diet 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. silahkan dicoba mba..terimakasih ya sudah mampir :)

      Delete